Ruang pertemuan hotel bintang lima itu berkilauan. Lampu kristal besar di langit-langit memantulkan cahaya ke segala arah, menyinari meja-meja panjang dengan taplak putih dan bunga segar di setiap sudutnya. Denting sendok, suara obrolan formal, dan tawa ringan para pebisnis menciptakan suasana mewah sekaligus tegang.
Namun bagi Arumi, semua kemewahan itu mendadak terasa sempit ketika Nayla masuk dengan langkah penuh percaya diri.
Wanita itu tersenyum anggun, matanya menyapu seluruh tamu seperti ratu yang baru naik tahta. Gaun hitamnya jatuh sempurna mengikuti lekuk tubuh, rambutnya tergerai lembut, dan hak tingginya mengetuk lantai marmer dengan ritme yang membuat jantung Arumi berdetak lebih cepat.
Arumi berdiri tenang di samping suaminya, wajahnya keras tapi terkendali. “Nayla,” gumamnya, nadanya dingin namun jelas.
Arumi menoleh, membaca sorot mata suaminya. Tidak ada keterkejutan di sana, Elfando sudah tahu siapa Nayla, bahkan sebelum hari ini. Ia pernah bertemu, pernah menilai wanita itu. Dan ia tahu betul, Nayla bukan sekadar “kenalan lama”, melainkan ancaman.
Elfando menggenggam tangan Arumi erat-erat. “Tenang,” bisiknya lirih. Suaranya mantap, bukan goyah. “Kita hadapi bersama.”
Elfando menoleh sejenak, tatapannya melembut. Senyum samar muncul di wajahnya. Dalam hati ia bersyukur, istrinya kini bukan lagi Arumi yang dulu. Wanita di sampingnya sekarang adalah Arumi yang kuat, berdiri sejajar dengannya.
Tepuk tangan terdengar ketika pintu besar kembali terbuka. Seorang pria tinggi, berwibawa, masuk dengan langkah mantap. Jas hitamnya terpotong sempurna, wajahnya berisi dan sorot matanya tajam.
“Selamat datang, Tuan Dimas Wijaya,” ucap salah seorang panitia acara dengan penuh hormat.
Nama itu langsung membuat beberapa tamu saling berbisik. Dimas Wijaya adalah CEO Wijaya Corp, rival terkuat perusahaan Elfando. Persaingan kedua perusahaan sudah berlangsung bertahun-tahun, terutama dalam proyek infrastruktur dan investasi besar.
Dimas berhenti di samping Nayla. De…
The Price Of Affair
Bab: 107
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Ds Phone
betina ni tak habis habis buat busuk hati
2025-09-23
0