Flashback satu bulan lalu....
Di lantai paling atas gedung pencakar langit milik perusahaan raksasa Elfando, sebuah ruang meeting luas dengan dinding kaca transparan memperlihatkan panorama kota malam yang gemerlap. Meja panjang dari marmer hitam berkilau menjadi pusat perhatian, di sekitarnya duduk para eksekutif tinggi dengan wajah serius.
Di ujung meja, Elfando duduk tegak dengan setelan jas hitamnya yang elegan. Tatapannya tajam, dingin, penuh wibawa. Tangan kirinya menyentuh pelan pena mahal yang tergeletak di atas dokumen, sementara tangan kanannya bersedekap. Semua orang jelas tahu, setiap kata yang keluar dari mulut pria itu akan menentukan arah besar kerja sama ini.
Hansel, yang duduk di barisan kanan, berusaha menahan gugupnya. Wajahnya tampak serius, namun keringat dingin di pelipisnya sulit disembunyikan. Ini adalah kesempatan besar, perusahaannya berhasil direkrut dan kini berhadapan langsung dengan sang legenda bisnis, Elfando.
Suasana hening sesaat ketika salah satu direktur selesai memaparkan laporan. Semua mata kemudian tertuju pada Elfando.
“Kerja sama ini bernilai ratusan miliar,” suara Elfando dalam dan tegas, membuat beberapa orang tanpa sadar menegakkan tubuh mereka. “Saya tidak butuh janji manis. Saya hanya butuh bukti. Apa yang kalian tawarkan, dan bagaimana kalian memastikan tidak ada celah dalam proyek ini?”
Tatapannya bergeser, tepat pada Hansel.
“Kamu,” ucapnya singkat.
Hansel tersentak kecil, lalu buru-buru berdiri. Ia membetulkan dasinya, menahan napas, dan mulai berbicara. “Pe....perusahaan kami… sudah menyiapkan sistem terbaru untuk mengoptimalkan rantai distribusi. Kami menjamin...”
Namun suara Hansel sedikit bergetar, kontras dengan ketenangan luar biasa yang dipancarkan Elfando.
Para direktur lain saling pandang, beberapa menahan senyum tipis, menunggu apakah Hansel sanggup membuat impresi di hadapan pria paling berpengaruh di ruangan itu.
Elfando mengangkat sebelah alis, lalu menyela dengan nada dingin, “Kamu menjamin? Atau kamu h…
The Price Of Affair
Bab: 76
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Hariyanti
siap2 terbakar 🤨
2025-12-29
0