Mobil hitam mewah itu akhirnya berhenti di depan gerbang besar vila keluarga. Dua minggu lamanya Arumi dan Elfando menikmati bulan madu mereka di Jepang, dan kini saatnya mereka kembali. Begitu pintu mobil terbuka, para pelayan yang telah berbaris rapi di halaman menyambut dengan penuh hormat.
“Selamat datang, Tuan… Nyonya…” suara mereka bergema serempak, penuh kehangatan dan penghormatan.
Arumi tersenyum ramah, membalas sapaan itu dengan anggukan kecil. “Terima kasih,” ucapnya lembut. Di sampingnya, Elfando hanya menatap penuh wibawa sambil melingkarkan lengannya ke pinggang sang istri, seakan menegaskan pada semua orang bahwa Arumi kini adalah bagian dari hidupnya yang sah dan berharga.
“Pak Seno, tolong bagikan ini untuk semua,” ujar Arumi, menyerahkan beberapa kotak oleh-oleh khas Jepang yang sudah disiapkannya.
Pak Seno, kepala pelayan yang sudah lama mengabdi, menerima dengan penuh hormat. “Baik, Nyonya.”
Seulas senyum tulus merekah di wajah para pelayan saat menerima bingkisan itu. Rasa syukur dan bahagia jelas tergambar.
“Terima kasih banyak, Nyonya.” Mereka menunduk serentak.
“Sama-sama,” jawab Arumi, senyumnya semakin lebar, tulus dari hati.
Elfando, yang berdiri di sampingnya, hanya mengamati dengan tenang. Senyum tipis terbit di bibirnya saat melihat bagaimana Arumi memperlakukan orang-orang di sekitarnya. Dalam diam, ia merasa bangga, istri yang ia pilih tidak hanya cantik, tetapi juga berhati lembut.
Setelah itu, pasangan muda itu melangkah masuk ke dalam vila. Perjalanan panjang dari Jepang membuat tubuh mereka lelah, dan istirahat adalah hal yang paling mereka butuhkan. Vila terasa hangat, seakan ikut bernapas lega menyambut tuannya kembali.
Elfando menggandeng tangan Arumi, membawanya menuju kamar utama. “Kita istirahat dulu. Besok baru aku tunjukkan sesuatu yang sudah kusiapkan untukmu di sini,” bisiknya pelan.
Arumi menoleh, keningnya berkerut penasaran. “Sesuatu? Apa itu?”
Elfando hanya tersenyum misterius. “Rahasia.”
Arumi terkekeh kecil, meski…
The Price Of Affair
Bab: 93
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Hariyanti
tdk waspada 🤨 gampang amat masukin orang 😤
2025-12-29
0
Uthie
Mau ngapain tuhhh si Hansel 🤨🤨
2025-08-29
0
Ds Phone
kenapa kau buka pintu
2025-09-23
0