Pagi itu, sinar matahari lembut menembus tirai kamar VVIP, menyinari wajah Arumi yang sembab. Ia membuka matanya perlahan, tubuhnya masih terasa lelah setelah semalam menangis tanpa henti. Di sampingnya, Elfando masih tertidur di kursi, kepala sedikit miring, napasnya tenang namun tampak kelelahan.
Beberapa saat kemudian, Elfando terbangun. Matanya yang hangat segera menatap Arumi, seakan langsung merasakan ketidaknyamanan di hati istrinya.
Arumi menunduk, air matanya jatuh lagi. Suaranya bergetar saat berkata, “Fando… maaf… aku… aku tidak bisa menjaga anak kita… aku… aku membuat kita kehilangan dia.”
Elfando segera meraih tangan Arumi, menggenggamnya erat dengan lembut. “Sayang itu bukan salahmu,” katanya dengan suara tenang tapi tegas. “Ini salahku. Aku seharusnya lebih memperhatikanmu, menjaga kamu dengan ketat, memastikan tidak ada yang menyakitimu.”
Arumi menundukkan kepala lebih dalam, air matanya jatuh ke tangan Elfando. Tangisnya perlahan reda, tapi masih ada rasa sakit yang menempel di hatinya.
Elfando mengusap punggung tangan Arumi dengan lembut, menatap matanya. “Kita akan melewati ini bersama. Aku di sini, selalu di sini untukmu. Jangan merasa sendiri. Semua ini bukan kesalahanmu.”
Elfando tetap duduk di samping Arumi, tidak melepaskan genggaman tangannya. Sesekali ia mengusap punggung tangan Arumi, seakan ingin menyalurkan semua ketenangan dan kekuatannya ke dalam tubuh lelah sang istri.
Arumi menundukkan kepala, air matanya menetes tanpa bisa ia tahan. Suaranya bergetar, hampir tercekik oleh tangis.
“Apakah… apakah kamu akan meninggalkanku? Apakah kamu marah padaku… dan akan pergi?” tanyanya, napasnya tersengal di antara tangis yang tak kunjung reda.
Elfando menatapnya, wajahnya tetap tenang tapi mata itu penuh kepedulian. Ia menunduk, meraih wajah Arumi dengan lembut, mengangkat dagunya agar bisa menatap matanya.
“Dengarkan aku,” ucapnya, suaranya rendah tapi tegas. “Aku tidak akan pernah meninggalkanmu. Tidak pernah. Aku sedih, tentu, tapi itu bukan…
The Price Of Affair
Bab: 50
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Rusmini Mini
semoga cepat hadir lagi /Sly//Sly/
2025-08-29
0
Dorothea.Celestyn Arwendaru
lanjut
seneng bacanya
2025-11-05
0
Ds Phone
akhir dapat balik juga
2025-09-22
0