“Sayang, kamu pulang lebih cepat,” ucap Arumi sambil menggandeng tangannya. Senyumnya begitu menenangkan, seolah menghapus semua beban di pundak Elfando. “Chef sudah menyiapkan sup kesukaanmu. Aku yang minta khusus hari ini.”
Elfando menatapnya, lalu mengecup punggung tangan istrinya pelan. “Aku rasa itu akan jadi makan malam terbaikku hari ini. Terima kasih, sayang.”
Mereka berjalan beriringan ke ruang makan. Di sana, meja sudah ditata rapi, taplak putih bersih, piring porselen berkilau, bunga mawar putih dalam vas kristal kecil, dan hidangan hangat yang mengepul menggoda. Sup ayam ginseng dalam panci besar diletakkan di tengah, ditemani beberapa hidangan lain yang ringan dan bergizi, khusus untuk Arumi yang sedang hamil.
Elfando duduk setelah membantu Arumi menyesuaikan kursinya. Ia lalu menuangkan sup ke mangkok istrinya terlebih dahulu sebelum ke mangkoknya sendiri. “Kamu harus makan banyak, sayang. Untukmu dan untuk si kecil.”
Arumi tersenyum, matanya berbinar. Ia meraih sendok, meniup sedikit uap, lalu mencicipi. “Enak sekali. Rasanya pas, hangat di perut.” Ia menoleh pada suaminya. “Kamu juga harus makan yang banyak. Wajahmu terlihat lelah.”
Elfando hanya tersenyum kecil. “Hari ini memang agak berat. Banyak rapat, laporan yang harus kubaca, dan, beberapa orang yang tidak tahu kapan harus berhenti bicara.”
“Aku senang kamu pulang lebih cepat,” ucap Arumi, mencoba membawa suasana lebih ringan. “Aku tadi sempat berdiskusi dengan Hilda soal nama bayi. Dia punya banyak ide aneh-aneh, ada yang klasik, ada yang modern. Tapi entah kenapa aku merasa nama sederhana tetap paling indah.”
Elfando terkekeh kecil. “Nama sederhana tapi penuh makna, ya? Aku setuju. Aku ingin nama anak kita kelak menjadi doa, bukan sekadar tren.”
Mereka pun berbincang ringan tentang nama-nama bayi. Arumi menyebut beberapa nama yang sempat ia dengar, lalu tertawa kecil saat Elfando dengan ekspresi serius menolak beberapa nama yang menurutnya terlalu sulit diucapkan. “Bayangkan nanti saat aku me…
The Price Of Affair
Bab: 122
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Suleman Tataha
Ryan dan Niko mana
2025-11-14
1
Ds Phone
apa lagi dugan meraka
2025-09-23
0
Ddek Aish
ulah si Arman itu
2025-09-07
0