Pagi itu, udara masih lembut dengan embusan angin yang masuk dari jendela besar kamar utama. Arumi terbangun lebih awal dari biasanya, meski tubuhnya terasa berat. Perutnya yang membuncit lima bulan membuat gerakannya melambat, tapi wajahnya tetap bersinar dengan kelembutan khas ibu hamil.
Ia tersenyum kecil melihat Elfando yang masih tertidur pulas di sampingnya. Sesaat, dunia terasa begitu damai. Ia ingin pagi ini hanya diisi dengan sarapan, obrolan ringan, dan tawa sederhana. Namun, takdir jarang memberi ketenangan lama bagi orang yang tengah jadi pusat perhatian.
Ponselnya yang tergeletak di nakas bergetar berulang kali. Arumi mengerutkan dahi, lalu meraihnya. Deretan notifikasi dari berbagai aplikasi memenuhi layar: pesan singkat, berita daring, bahkan mention di media sosial.
Tangannya sedikit bergetar ketika ia membuka salah satunya. Sebuah artikel muncul dengan judul besar:
“Istri Baru CEO North One Global, Arumi, Diduga Punya Masa Lalu Kelam dengan Suami Lama yang Bunuh Diri.”
Arumi menahan napas. Matanya bergerak cepat membaca isi berita itu. Tulisan penuh insinuasi, foto-foto lama dirinya bersama Hansel, dan kalimat yang dibuat untuk memprovokasi pembaca. Seolah-olah ia adalah perempuan kejam yang meninggalkan suaminya hingga pria itu bunuh diri.
Dadanya sesak. Ia hampir menjatuhkan ponsel dari tangannya.
“Arumi?” suara berat Elfando terdengar. Ia sudah terbangun dan kini duduk di sampingnya, melihat wajah istrinya yang pucat. “Ada apa?”
Arumi tidak langsung menjawab, hanya menyodorkan ponsel itu. Elfando mengambilnya, membaca cepat, lalu rahangnya mengeras.
“Brengsek,” gumamnya lirih, matanya berkilat marah. “Aku sudah duga mereka akan mencari celah. Tapi aku tak menyangka mereka akan menggunakan ini.”
Arumi menutup wajah dengan kedua tangannya. “Kenapa mereka harus menyeret aku? Bukankah persaingan ini tentang perusahaanmu, bukan tentangku?”
Elfando segera menariknya ke dalam pelukan. “Karena kamu bagian dari hidupku. Mereka tahu kamu titik terlemahku.…
The Price Of Affair
Bab: 115
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Hariyanti
kok ga ada balasan 🤔 kenapa ga dibantai langsung si jalang
2025-12-29
0
Momcia
cerita terlalu berlebihan dan bnyak kata2 kiasan..
2025-12-04
0
Ds Phone
apa lagi yang dia rancang kan
2025-09-23
0