Arumi merasa tubuhnya kaku ketika pria itu mendekat dan tiba-tiba merengkuhnya dalam pelukan hangat. Jantungnya berdetak tak karuan, membuat pipinya perlahan merona.
Dengan suara pelan dan kikuk, Arumi memberanikan diri bertanya.
Arumi: “A....ada apa?”
Elfando tidak segera melepaskan pelukannya. Hanya keheningan sesaat, sebelum suara beratnya terdengar rendah di telinga Arumi.
Elfando: “Tidak apa-apa, aku hanya rindu.”
Arumi terdiam, matanya membelalak kecil. Kata “rindu” yang keluar dari mulut pria yang terkenal dingin itu membuatnya terperangah. Selama sebulan menikah, ia belum pernah mendengar nada selembut itu darinya, bahkan pria terbilang dingin dan tak banyak bicara.
Pernikahan mereka memang bukan karena cinta, melainkan tanggung jawab Elfando atas kehamilannya. Justru karena itu, Arumi sama sekali tidak menyangka pria itu akan mengekspresikan perasaan seperti ini.
Perlahan, Elfando melepaskan pelukannya. Tatapannya kemudian jatuh ke perut Arumi yang masih rata. Tanpa ragu ia berlutut di hadapan istrinya, membuat Arumi semakin salah tingkah, apalagi di sekitar mereka para pelayan yang berjaga di taman menunduk, mencoba menahan senyum.
Tangannya yang besar dan hangat terulur, mengusap lembut perut Arumi.
Elfando: “Hai, anak papa, kamu baik-baik saja di dalam, ya? Jangan nakal, jangan merepotkan mama. Papa janji bakal jaga kalian berdua.”
Arumi tertegun. Wajahnya seketika memerah, hatinya diliputi rasa haru bercampur malu yang tak bisa ia sembunyikan. Ia melirik sekilas para pelayan yang pura-pura sibuk menunduk, padahal jelas-jelas mereka menyaksikan adegan itu.
Arumi semakin salah tingkah, menunduk cepat-cepat. Pipinya memanas, sementara para pelayan yang menunduk itu sudah berusaha keras menahan tawa kecil mereka.
Elfando masih berlutut sambil mengusap perut Arumi dengan lembut. Senyum tipis tersungging di wajahnya, berbeda jauh dari sosok dingin yang Arumi kenal selama ini. Arumi hanya bisa berdiri kaku, menatapnya bingung, sementara para pelayan yang menja…
The Price Of Affair
Bab: 44
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Eris Fitriana
Uuuh rasanya ada bunga2 bermekaran juga di hati ku Thor... saking bahagianya mereka ternyata saling kencintai... Bahagia selalu buat kalian...❤️❤️
2025-08-16
0
partini
wah bucin akut plus posesif ini mah ,tapi keren ,,ayo tunjukkan ke mantan hidup kamu sekarang bahagia
2025-08-16
1
Ds Phone
hidup nya bakal akan bahagia dengan lelaki jaya
2025-09-22
0