Nayla membalas dengan mata yang kini ikut memerah karena amarah bercampur takut. “Apa aku?! Kamu menyalahkan aku?!” suaranya meninggi, tubuhnya gemetar namun lidahnya tak mau kalah. “Kamu yang bodoh, Hansel! Kenapa malah menyalahkan aku!”
Hansel menoleh cepat, tatapannya tajam seperti pisau. “Apa kamu bilang?!” suaranya rendah, menggelegar, membuat bulu kuduk berdiri.
Nayla melangkah maju, meski jantungnya berdegup kencang. Air matanya mengalir, tapi kata-katanya menusuk. “Kalau kamu nggak pernah tinggalkan Arumi, kalau kamu nggak serakah ingin punya segalanya, kamu nggak akan ada di posisi ini! Kamu pikir aku yang bikin Elfando memutus kontrak itu? Itu semua karena kamu sendiri!”
Nayla melangkah maju, tak mau terlihat kalah. “Jangan putar balik, Hansel! Kamu yang datang padaku dulu. Kamu yang pertama kali menghubungi, yang mengeluh tentang Arumi, yang mencari pelarian di pelukanku! Kalau kamu pikir aku ini racun, kenapa waktu itu kamu begitu haus meneguknya?! Kenapa kamu datang berulang kali padaku?!”
Kata-katanya menusuk, tapi juga penuh kebenaran yang pahit. Hansel terdiam sesaat, wajahnya tegang, rahang mengeras. Napasnya memburu, seperti binatang terjebak yang kehilangan arah.
Hansel mengepalkan tangannya begitu keras sampai buku-bukunya memutih. Nafasnya memburu, wajahnya memerah. “Tutup mulutmu, Nayla!” bentaknya.
“TIDAK!” Nayla berteriak, suaranya pecah. “Kamu laki-laki lemah yang cuma bisa salahin orang lain buat nutupin kebodohanmu sendiri!”
Kata-kata itu bagai api yang menyambar bensin. Hansel maju selangkah, jaraknya tinggal sehelai napas dari Nayla. Wajahnya menunduk, rahangnya mengeras, seolah hanya butuh satu detik untuk meledak dan melampiaskan amarah dengan cara yang lebih kejam.
Kata-kata itu menembus dada Hansel. Untuk sesaat, ruangan itu hening, hanya terdengar bunyi jam dinding yang berdetak lambat. Hansel menatap Nayla dengan sorot mata yang berubah liar, rahangnya mengeras, dan napasnya memburu.
“Lemah?” gumamnya rendah, hampir seperti geraman…
The Price Of Affair
Bab: 85
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 137 Episodes
Comments
Puji Rahayu
sebuah hubungan yg di awali dengan penghianatan dan kebohongan...
maka akan menghasilkan hubungan yg tidak bahagia....dan akan berakhir dgn kehancuran.....
2025-10-14
0
Wirda Wati
Jangan saling menyalahkan.kalisn dua duanya sampah.sama liviknya
2025-08-30
0
partini
eh kaliann berdua yg menggatal jadi ga usah nyalahin satu aja
2025-08-26
0