7. Toko Bapak Nara

Toko elektronik Sinar Jaya berbau karet kabel dan debu transistor.

Kipas angin gantung berputar serabutan di langit-langit yang bocor. Etalase kacanya kusam, dipenuhi tumpukan remote televisi usang dan antena radio. Cahaya matahari sore kawasan Glodok gagal menembus masuk karena terhalang tumpukan kardus televisi tabung yang disusun sembarangan menutupi jendela utama.

Regan berdiri tenang di depan etalase. Matanya memindai seluruh penjuru ruangan layaknya radar.

Kondisi toko ini jauh lebih parah dari yang dia bayangkan. Setengah rak pajangan kosong melompong. Barang-barang mahal seperti kulkas dan mesin cuci yang dipajang adalah stok mati keluaran tiga tahun lalu. Debu tebal menempel di atas kap lampu neon. Ini bukan sekadar toko yang sepi pembeli. Ini adalah bisnis yang sedang sekarat kehabisan darah.

"Cari apa, Dek?"

Suara serak memecah keheningan. Pak Wirawan muncul dari balik partisi triplek di belakang kasir. Kacamata tebal bertengger miring di hidungnya. Tangan kanannya memegang alat solder panas, sementara tangan kirinya memegang gulungan timah. Kemeja batiknya basah oleh keringat. Wajah pria paruh baya itu dipenuhi garis kelelahan yang kelewat batas.

"Kabel audio tembaga murni dua meter, Pak." Regan membalas santai.

"Oh, sebentar. Bapak cari dulu di gudang belakang. Kayaknya sisa satu rol." Pak Wirawan menaruh soldernya terburu-buru, lalu berbalik masuk ke lorong sempit yang gelap.

Regan menatap punggung bungkuk itu lamat-lamat. Lelaki yang batal jadi mertuanya di kehidupan pertamanya. Pria jujur yang tidak pernah curang sepeser pun saat berdagang, namun kelurusan hatinya justru dimanfaatkan habis-habisan oleh lintah darat dan pemasok rakus.

Dulu, Regan tahu lelaki ini kesulitan, tapi dia terlalu sibuk mabuk kekuasaan di lantai bursa saham. Dia membiarkan Nara menangis sendirian mengurus pemakaman ayahnya.

Sekarang, Regan menarik napas perlahan. Membuang sisa penyesalan itu bersama udara pengap Glodok.

Dia tidak datang ke sini untuk bernostalgia. Dia datang…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!