20. Sarang Naga

Lampu kristal raksasa di langit-langit Hotel Thamrin memantulkan cahaya keemasan. Karpet tebal berwarna merah marun meredam suara langkah sepatu kulit Italia dari ratusan tamu elit Jakarta.

Udara dingin mesin pendingin ruangan berbaur dengan aroma cerutu impor dan parfum mahal. Denting gelas kaca beradu mengiringi alunan musik jazz dari panggung utama.

Regan berdiri tegak di dekat meja bundar berisi susunan gelas sampanye. Jas abu-abu pinjaman dari lemari bapaknya kedodoran di bagian kerah. Sepatu pantofelnya hasil semir paksa di pinggir jalan.

Herman berdiri di sebelah Regan. Pria makelar itu terus menyeka keringat di lehernya dengan sapu tangan kusam. Kemeja safari Herman basah di bagian ketiak. Dia jelas salah tingkah berada di sarang naga ekonomi Jakarta tahun sembilan puluh tiga ini.

Dion Hartawan tertawa sombong di seberang ruangan. Tadi sore, Dion sesumbar akan menyelundupkan Regan masuk lewat pintu dapur katering. Dion ingin Regan berutang budi. Dion ingin Regan merasa kecil.

Regan menolak mentah-mentah. Dia memilih masuk lewat pintu utama. Herman memiliki satu tiket undangan kelas dua dari klien propertinya yang berhalangan hadir. Regan menggunakan tiket itu untuk melenggang melewati penjaga pintu tanpa menundukkan kepala.

Di saku dalam jasnya, Regan merasakan ketebalan sebuah buku catatan kecil.

Buku itu milik Nara.

Sore tadi di depan gerbang kampus, Nara menghadang langkah Regan. Jari telunjuk gadis itu terbungkus plester luka akibat terlalu lama membolak-balik arsip koran di perpustakaan. Nara menjejalkan buku catatan itu langsung ke dada Regan. Wajah gadis itu tegang, napasnya memburu.

"Bokap gue bilang pestanya di Hotel Thamrin." Nara menatap tajam mata Regan saat itu. "Gue bongkar kliping koran ekonomi sebulan terakhir. Gue catat daftar pengusaha yang lagi kena skandal pajak dan masalah buruh. Baca. Jangan sampai lu masuk kandang macan tanpa senjata, Re."

Nara tidak membiarkan dirinya menjadi penonton pasif. Gadis itu mempersenjatai Regan dengan…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!