49. Di Paragraf Dua

Harian Kompas halaman bisnis pagi ini memuat tajuk khusus berseri tentang gerbang baru komunikasi dunia. Kertas koran buram itu berbau tinta cetak pekat, berpadu dengan asap rokok kretek dari sela jemari Herman yang bergetar kecil karena takjub.

Di sudut ruko Menteng, deru kipas angin gantung berputar patah-patah, mengaduk hawa panas Jakarta yang mulai merayap naik menembus ventilasi tripleks.

"Nama CV Net Baru Indonesia disebut di paragraf kedua, Re," Herman menepuk lembaran koran itu ke atas meja kayu jengki. "Wartawannya nulis kalau usaha kita ini pelopor tol informasi yang bisa menghubungkan komputer antar pulau tanpa lewat kantor pos. Orang-orang kantoran Sudirman langsung geger subuh tadi."

Regan tidak mendongak dari monitor tabung IBM empat belas inci di depannya. Cahaya hijau kusam memantulkan garis rahang mudanya yang beku. Jemari mudanya bergerak stabil di atas papan ketik mekanik, mengunci gerbang protokol data faks yang terhubung ke konsorsium Surabaya.

"Orang awam baru mulai membaca hari ini, Bang," ucap Regan datar. Suaranya rendah, stabil, membawa kesabaran dingin pria lima puluh delapan tahun. "Gue sudah berjalan dua tahun lebih maju di depan imajinasi mereka. Saat para taipan garmen masih mengira komputer cuma mesin ketik yang pakai layar, kita sudah menguasai seluruh hak sewa kabel tembaga dari ring satu Menteng sampai pelabuhan rakyat."

Herman menarik kursi lipat besi hingga berdecit nyaring. "Investor berbondong-bondong telepon rumah gue sejak jam tujuh tadi, Re. Mereka bawa koper berisi uang tunai, mau beli saham perusahaan angin kita ini. Ada lima cukong besar yang antre di lobi bawah."

"Siapa saja mereka, Bang?"

Langkah kaki tegas memotong kalimat Herman. Nara masuk membelah tirai pembatas ruko dengan kemeja katun rapi berlengan pendek dan celana denim gelap. Tas kanvasnya tersampir mantap di bahu kanan, memeluk map jepit berisi draf revisi pajak reklame Mangga Dua. Rambut hitamnya yang diikat ekor kuda bergoyang dinamis seiring langkahnya ya…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!