46. Jalur Investasi

Kantong plastik putih tipis di tangan kanannya berkerisik pelan, memecah kesunyian lorong Bangsal Kelas Tiga yang pengap. Bau kuah soto ayam gurih dari warung tenda depan rumah sakit mendadak bertabrakan dengan tajamnya aroma antiseptik dan cairan karbol murahan.

Jam dinding plastik di atas loker perawat menunjukkan pukul empat subuh, waktu saat dinginnya sisa gerimis Jakarta Timur terasa paling menusuk tulang.

Nara melangkah mendekati deretan kursi plastik biru yang dipaku ke lantai semen. Langkahnya tidak lagi cepat atau propulsif, melainkan melambat, penuh kehati-hatian yang ganjil.

Regan masih duduk di sana, menyandarkan kepalanya ke dinding tripleks bangsal yang kusam oleh noda rembesan air. Kaos oblong hitamnya tampak kusut di bagian bahu. Sepasang mata tajamnya yang biasa mendikte isi perut bursa saham kini terpejam, meninggalkan garis rahang mudanya yang mengeras letih di bawah pendar redup lampu neon yang berkedip lambat.

Nara mendaratkan tubuhnya di kursi plastik tepat di sebelah Regan. Decit pelan pakaian mereka membuat kelopak mata Regan terbuka seketika.

Tidak ada kepanikan mikro yang bocor dari mata pria tua di tubuh remaja itu. Jauh di dalam pupil hitamnya, amarah dingin predator bisnis yang biasa menyelimuti dirinya menguap habis, digantikan oleh gurat kelelahan emosional yang murni.

Nara menggeser kantong plastik putih itu ke atas pangkuan Regan. "Makan dulu, Re. Lu belum menyentuh nasi sejak kemarin siang."

Regan melirik bungkusan kertas cokelat berikat karet gelang di dalam plastik. Ia tidak langsung membukanya. "Bapak gue baru aja tertidur lagi setelah suster ganti botol infus, Ra."

"Gue tahu. Gue udah cek lembar pemantauan di meja depan perawat tadi," Nara membetulkan letak jaket denim kebesarannya, menariknya rapat-rapat untuk menghalau angin malam yang merayap masuk lewat celah ventilasi. "Dokter jaga bilang ritme jantung bapak lu mulai konstan setelah pengencer darahnya bereaksi total. Tekanan sistoliknya turun ke angka seratus dua puluh."…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!