Warung kopi tua di Glodok itu lebih banyak menyimpan bisnis daripada kopi.
Aroma tajam tembakau kretek bercampur dengan uap kopi tubruk yang pekat. Lantai tegelnya sudah retak di sana-sini, menyisakan jejak kaki bertanah dari hiruk-pikuk pasar di luar. Di sudut ruangan, sebuah radio tua memutar lagu keroncong dengan suara statis yang mengganggu, kalah bersaing dengan denting sendok yang mengaduk gula di gelas-gelas kaca tebal.
Regan melangkah masuk. Jaket kanvasnya masih menyisakan sisa debu dari toko Pak Wirawan. Matanya langsung menyapu deretan meja kayu panjang yang permukaannya sudah berminyak.
Di pojok paling belakang, seorang pria duduk sendirian. Pria itu memakai kemeja safari warna krem yang tampak kegedean. Rambutnya disisir rapi ke belakang dengan pomade yang mengkilap di bawah lampu neon kuning. Di depannya ada sepiring pisang goreng dingin dan segelas kopi hitam yang tinggal ampas.
Herman.
Di masa depan, Herman adalah makelar tanah paling licin di Jakarta Barat. Pria yang memegang kunci ribuan hektar lahan di pinggiran kota sebelum pengembang besar masuk. Tapi di tahun 1993 ini, Herman hanyalah seorang calo properti kelas teri yang sedang pusing mencari komisi untuk bayar kontrakan.
Regan menarik kursi kayu di depan pria itu. Bunyi gesekan kaki kursi di lantai semen membuat Herman mendongak kaget.
"Kursinya ada yang punya, Dek," ucap Herman ketus. Tangannya yang dipenuhi cincin batu akik mengibas, menyuruh Regan pergi. "Cari meja lain sana. Gue lagi nunggu orang penting."
"Orang penting yang nggak bakal datang itu, Bang?" Regan menyandarkan punggungnya santai. Matanya mengunci tatapan Herman. "Haji Mansyur baru saja tanda tangan kontrak sama orang lain buat lahan di Cengkareng sepuluh menit lalu. Bang Herman baru saja kehilangan komisi tiga juta rupiah."
Herman mematung. Rokok di tangannya berhenti di udara. Dia menatap Regan dengan dahi berkerut dalam. "Lo... lo tahu dari mana soal Haji Mansyur?"
"Berita di pasar Glodok itu lebih cepat dari radio, Bang.…
Taipan Reborn: Mengubah Takdir Wanita Yang Kucintai
8. Koneksi Gelap Pertama
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments