Pukul sebelas malam. Regan melihat dua pria mengikuti Nara dari jarak dua puluh meter.
Lampu jalan di gang sempit itu berkedip sekarat, menyisakan genangan cahaya kuning yang memantul di aspal basah. Nara berjalan cepat. Bahunya kaku, tangannya meremas erat kantong plastik berisi obat dari apotek. Sesekali matanya melirik ke belakang, mempercepat langkah saat suara derap sepatu bot di atas semen terdengar semakin dekat.
Regan berdiri di balik bayangan truk sampah yang mangkrak. Napasnya teratur, dingin. Otot rahangnya mengetat saat melihat salah satu pria itu mengeluarkan sebilah pisau lipat, memainkannya dengan gerakan malas yang mengancam.
"Nara!" salah satu pria itu berseru, suaranya parau dan penuh tekanan. "Berhenti dulu dong, cantik. Kita cuma mau ngobrol soal utang Bapak lo."
Nara tidak berhenti. Dia justru setengah berlari, napasnya memburu melewati gerbang gang yang gelap.
"Jangan lari, Ra! Makin lo lari, makin mahal bunga utang bokap lo!" Pria yang lebih pendek tertawa, suaranya melengking menyakitkan telinga di kesunyian malam Glodok.
Regan merogoh saku celananya. Bukan pisau yang dia tarik, melainkan sebuah koin ratusan perak. Dia melangkah keluar dari bayangan tepat saat kedua pria itu hendak menyergap Nara di tikungan gelap.
"Berhenti di situ," suara Regan rendah, tapi getarannya membuat kedua pria itu mendadak mengerem langkah.
Nara tersentak. Dia berbalik, matanya membelalak melihat Regan berdiri dengan tangan masuk ke saku jaket kanvas. Napas Nara tersengal, dadanya naik turun dengan liar. "Regan? Ngapain lo di sini?"
"Masuk ke rumah, Ra," perintah Regan tanpa menoleh. Matanya terkunci pada dua debt collector di depannya. "Sekarang."
"Tapi mereka—"
"Masuk." Intonasi Regan tidak memberi ruang untuk debat.
Nara menggigit bibir, menatap Regan sejenak dengan tatapan yang sulit diartikan, sebelum akhirnya berlari masuk ke arah pintu rumah kontrakannya yang hanya berjarak sepuluh meter.
Dua pria itu meludah ke tanah. Si pria tinggi, yang memegang pisau, m…
Taipan Reborn: Mengubah Takdir Wanita Yang Kucintai
9. Nara Dalam Bahaya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments