48. Fluktuasi Indeks

Gulungan harian Bisnis Indonesia dan Suara Pembaruan tergeletak berantakan di atas meja kayu jengki ruko Menteng. Tinta cetaknya masih berbau menyengat, berbaur dengan uap kopi hitam yang dibiarkan mendingin di dalam gelas seng.

Di luar jendela, langit Jakarta tahun sembilan puluh tiga tampak kusam oleh jelaga knalpot bus kota, sementara deru bising Metromini di bawah lantai ruko terus mengalir tanpa jeda.

Regan berdiri tegak memandangi monitor tabung IBM empat belas inci. Baris angka nilai tukar valuta asing berkedip-kedip hijau kusam, menampilkan fluktuasi indeks bursa Bangkok yang mulai memerah darah.

Otak tua pria lima puluh delapan tahun di dalam tubuh remajanya berdesir dingin. Ini bukan sekadar fluktuasi harian biasa. Ini devaluasi teknis. Ini preluda menuju keruntuhan total ekonomi Asia Tenggara yang akan mencapai puncaknya pada krisis moneter seribu sembilan ratus sembilan puluh delapan.

"Semua analis di koran masih menulis kalau ini cuma riak kecil pasar properti Bangkok, Re," Herman melangkah masuk dari arah tangga besi bawah sambil membawa bungkusan kertas faks berbau karbon. Wajah makelar itu basah oleh peluh, kemeja safarinya menempel ketat di kulit punggung. "Para pengusaha di Sudirman malah menganggap ini kesempatan bagus buat borong saham tekstil Thailand yang lagi murah."

Regan tidak membalikkan tubuhnya. Jari-jari mudanya mengetuk pinggiran kibor mekanik dengan ritme konstan.

"Orang-orang Sudirman itu buta, Bang," ucap Regan datar. Suaranya rendah, stabil, membawa otoritas murni seorang tiran keuangan yang sudah melihat akhir dari menara kartu mereka. "Mereka tidak tahu kalau George Soros dan para spekulan global sedang mengasah pisau jagal di balik tirai bursa. Begitu baht tumbang total, rupiah kita tinggal menunggu waktu hitungan bulan buat diseret ke lantai pembantaian."

Herman menelan ludah kasar, menaruh gulungan faks itu tepat di sela tumpahan kopi meja. "Jadi, likuidasi tanah Kelapa Gading kita... lu beneran mau tukar semuanya jadi doll…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!