(POV Maya)
Rumah Susun Petamburan, Lantai 4.
Pukul 21.00 WIB.
Aku duduk di tepi kasur lipat, menatap kartu nama putih polos di tanganku. Hanya ada satu nama: Rian. Dan sebuah nomor ponsel. Tidak ada logo perusahaan, tidak ada jabatan mentereng.
Di ruangan sempit ukuran 21 meter persegi ini, suara napas adikku, Dinda, yang sedang tidur terdengar beraturan. Dinda baru kelas 3 SMA. Sebentar lagi dia mau masuk kuliah. Dia butuh uang pangkal. Dia butuh laptop baru karena yang lama sudah mati total.
Di meja makan kecil yang catnya mengelupas, tergeletak tumpukan surat.
Surat Peringatan Sewa Rusun.
Tagihan Listrik.
Surat Penolakan Lamaran Kerja (yang ke-50 bulan ini).
Aku memejamkan mata. Kepalaku berdenyut sakit. Bagaimana bisa hidupku yang dulu tertata rapi, hancur berantakan hanya dalam satu malam?
(Flashback - 6 Bulan yang Lalu)
Kantor Pusat PT. Megah Karya, Sudirman.
Aku berjalan dengan langkah tegap di atas karpet tebal koridor lantai 30. Saat itu, aku adalah Maya Andriani, Sekretaris Eksekutif untuk Direktur Keuangan. Gajiku dua digit, fasilitas asuransi lengkap, dan masa depanku cerah.
"Mbak Maya, dipanggil Pak Bos," kata resepsionis sambil tersenyum hormat padaku.
Aku masuk ke ruangan Pak Handoko. Bau cerutu mahal dan pendingin ruangan yang terlalu dingin menyambutku.
Pak Handoko melemparkan sebuah map merah ke meja. Wajahnya tegang.
"Maya, saya butuh bantuan kamu. Revisi laporan pajak tahunan ini," perintahnya tanpa basa-basi.
Aku membuka map itu. Mataku menelusuri angka-angka di dalamnya. Sebagai lulusan Akuntansi terbaik, aku langsung tahu ada yang salah. Ada selisih 5 Miliar Rupiah yang disamarkan dalam pos "Biaya Operasional Fiktif".
"Pak... ini angka palsu," suaraku bergetar. "Ini penggelapan pajak, Pak. Kalau ketahuan audit, kita bisa dipenjara."
Pak Handoko tertawa meremehkan. "Jangan naif, Maya. Semua perusahaan melakukan ini. Tugas kamu cuma tanda tangan di sini sebagai pembuat laporan, dan pastikan angkanya balance. Kalau kamu lakukan ini, saya naikkan…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 13: Harga Sebuah Kejujuran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments