Ruang Rapat Pabrik Pak Gunawan.
Pukul 10.15 WIB.
Pak Gunawan masih bersujud di lantai, menangis histeris. Ia meracau tidak jelas karena panik memikirkan nasib anaknya.
"Tolong... anak saya... mereka bilang kalau saya gagal, anak saya..."
Rian menatap pria tua itu tanpa ekspresi. Waktu adalah nyawa. Jika Rian bertanya dengan cara biasa, Pak Gunawan yang sedang panik akan menjawab berbelit-belit. Rian butuh lokasi akurat. Sekarang.
"Sistem," batin Rian. "Beli Serum Kejujuran."
[Transaksi Berhasil.]
[Poin Dominasi: 500 -> 0]
[Item Diterima: Vial Cairan Bening (3 tetes).]
Sebuah botol kaca kecil muncul di telapak tangan Rian. Rian mengambil segelas air mineral yang masih utuh di meja, meneteskan cairan itu ke dalamnya. Tidak berbau, tidak berwarna.
"Pak Teguh, pegang dia," perintah Rian.
Pak Teguh dengan sigap menahan bahu Pak Gunawan. Rian berjongkok, menyodorkan gelas itu.
"Minum ini, Pak. Ini obat penenang. Bapak harus tenang biar bisa kasih tahu saya di mana anak Bapak," bujuk Rian dengan nada yang dibuat lembut.
Pak Gunawan yang sedang kacau menurut saja. Ia meneguk air itu sampai habis.
Tiga puluh detik kemudian.
Tangisan Pak Gunawan berhenti mendadak. Matanya yang merah kini menatap kosong ke depan. Pupil matanya melebar. Tubuhnya rileks, seolah jiwanya sedang melayang.
Maya yang melihat perubahan drastis itu menutup mulutnya, ngeri. "Pak Rian... itu Bapak kasih apa?"
"Kunci jawaban," jawab Rian singkat.
Rian menatap mata kosong Pak Gunawan. "Pak Gunawan, dengarkan saya. Di mana anak Bapak disekap? Siapa yang bawa dia? Jawab dengan detail."
Pak Gunawan membuka mulutnya. Suaranya datar seperti robot, tanpa emosi, namun sangat jelas.
"Anak saya, Budi, dibawa tiga jam lalu. Lokasinya di Gudang Logistik Tua Blok C-4, lima kilometer dari sini. Pelakunya empat orang. Mereka bawa mobil van hitam plat B 1998 RFQ. Mereka bayaran dari Pak Haryo, Manajer Operasional Rasa Nusantara Group."
Rian menoleh ke Pak Teguh. "Blok C-4. Bapak tahu tempatnya?"
Pak Teguh mengangguk tega…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 18: Operasi Senyap dan Pasukan Bayangan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments