**Menara Bahagia, Lantai 15 (Pusat Inovasi & Edukasi).**
**Dua Minggu Pasca-Insiden.**
**Pukul 14.00 WIB.**
Jika lantai 40 adalah pusat komando perang, maka lantai 15 adalah tempat di mana mimpi dirakit. Ruangan ini telah disulap menjadi laboratorium belajar super canggih yang diberi nama "Bahagia Tech Academy".
Rian melangkah keluar dari lift, disambut oleh pemandangan yang membuatnya tersenyum lebar. Puluhan anak-anak jenius terpilih dari berbagai pelosok daerah sedang duduk di depan stasiun kerja hologram.
"Oke, adik-adik! Perhatikan baris kode ini!" suara Kenzo terdengar bersemangat di depan kelas. Ia tidak memakai jas lab, melainkan kaos bertuliskan *'I Am The Firewall'*.
"Kalian jangan cuma mikir kode itu huruf. Anggap kode itu kayak mantra sihir. Kalau kalian ketik dengan urutan yang benar... BOOM! Kalian bisa bikin drone ini menari!"
Kenzo menjentikkan jarinya. Lima drone mini seukuran bola pingpong melayang dari mejanya, berputar membentuk formasi bunga di udara, lalu mendarat dengan mulus di tangan seorang anak perempuan yang duduk di barisan depan.
"Wahhh! Keren Kak Kenzo!" seru anak-anak itu berbarengan.
Rian mendekat, menggelengkan kepala sambil terkekeh. "Saya bayar kamu mahal-mahal untuk jadi Kepala Keamanan Siber, Zo. Bukan jadi guru TK."
Kenzo menoleh, wajahnya cerah. "Bos! Eh, Pak Rian! Jangan salah, Bos. Mereka ini bibit unggul. Si Siti yang pegang drone itu? Dia baru umur 12 tahun tapi udah bisa nge-bypass firewall tingkat rendah buatan Kominfo. Potensinya ngeri!"
Rian menatap Siti, gadis kecil berkacamata tebal yang tampak malu-malu. Rian berjongkok di sebelahnya.
"Halo, Siti. Suka belajarnya?" tanya Rian.
"Suka, Pak..." jawab Siti pelan. "Dulu di kampung Siti nggak ada komputer. Siti cuma belajar dari buku bekas. Di sini... semuanya canggih. Siti mau bikin aplikasi buat bantu petani di desa Siti biar panennya nggak ditipu tengkulak."
Hati Rian bergetar. Impian sederhana namun mulia.
"Lanjutkan, Siti. Apapun alat yang kamu butuhkan, bilang sama…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 54: Akademi Masa Depan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments