Menara Bahagia, Kantor CEO.
Pukul 04.30 WIB.
Di tengah kesunyian dini hari, Rian duduk di kursi kebesarannya, menatap dasbor finansial Bahagia Group yang terpampang di layar tablet pribadinya. Ia menarik napas panjang, mengingat kembali bagaimana semuanya bermula dari sebuah warung nasi rames kecil dengan modal awal hanya 100 juta rupiah.
Rian merasa perlu meninjau ulang seluruh kekuatannya agar tidak ada langkah yang salah. Ia membagi kekuasaannya menjadi tiga pilar yang sangat berbeda secara hukum:
KEKAYAAN PRIBADI: Rp 100 M ( kurang,karna sudah dipakai, jadi untuk pembualatan saja)
Ini adalah uang tunai murni milik Rian yang ia dapatkan dari sistem awal dan kumpulan dari gaji resmi sebagai CEO dan dividen pribadi. Uang ini adalah "dana taktis" yang bisa ia gunakan tanpa harus melewati audit perusahaan
ASET KORPORASI (BAHAGIA GROUP): Rp 21 Triliun.
Angka raksasa ini bukan uang tunai di dompet, melainkan nilai total aset yang terdiri dari:
- Menara Bahagia (Eks-Rasa Nusantara): Gedung 50 lantai di jantung Sudirman seharga Rp 4 Triliun.
- Kepemilikan Saham Mayoritas di PT Rasa Nusantara Tbk: Rian membeli saat harga saham hancur di angka Rp 500/lembar. Kini nilainya kembali pulih ke angka Rp 10 Triliun.
- Pabrik Gunawan Mesindo: Pusat manufaktur di Pulo Gadung senilai Rp 3 Triliun.
- Bahagia Logistics & Warehouse: Jaringan gudang dan armada truk AI di seluruh Indonesia senilai Rp 4 Triliun.
DANA AMANAH (BAHAGIA FOUNDATION): Rp 65 Triliun.
(Ini adalah uang sitaan dari jaringan Genesis yang baru saja dibekukan. Dana ini "haram" untuk disentuh Rian maupun perusahaan. Dana ini terkunci hanya untuk pembangunan rumah sakit, beasiswa, dan bantuan sosial masyarakat).
"Dari seratus juta ke puluhan triliun..." gumam Rian. Ia sadar, meski ia mengendalikan imperium bisnis, ia harus tetap disiplin. Uang pribadi 100 miliarnya harus digunakan dengan sangat bijak untuk kebutuhan taktis yang tidak bisa dijelaskan secara legal.
Pintu kantor terbuka. Maya masuk dengan laporan a…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 39: Garis Pemisah Kekuasaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments