Pulau Nirwana, Pintu Masuk Laboratorium.
Pukul 14.30 WIB.
Langkah kaki Rian dan timnya bergema di koridor beton yang dingin. Setelah pertarungan melelahkan melawan Sang Jagal di hutan tadi, suasana di dalam laboratorium ini terasa sangat kontras. Tidak ada suara geraman, hanya dengungan mesin pendingin yang bekerja dalam sunyi.
"Kenzo, fokus pada sistem kontrol. Pastikan tidak ada jebakan peledak atau gas beracun," perintah Rian sambil tetap waspada.
"Siap, Bos. Gue udah dapet akses ke jalur cadangan. Sistem keamanan lokal mereka udah berantakan gara-gara makhluk tadi ngamuk sebelum kita dateng," jawab Kenzo, jarinya menari di atas layar tablet.
Mereka melewati barisan tabung inkubasi yang kini sudah pecah. Rian melihat bekas-bekas kegagalan eksperimen Dr. Viktor. Ambisi yang salah arah telah menciptakan monster, tapi Rian di sini untuk memastikan ambisi itu berakhir hari ini.
Setelah melewati beberapa lapis pintu baja, mereka sampai di ruang arsip digital pusat. Sebuah ruangan bundar dengan ribuan lampu indikator server yang berkedip biru.
"Itu dia, Bos. Mainframe utamanya," Kenzo menunjuk sebuah konsol besar di tengah ruangan.
Rian mendekat. Ia meletakkan tangannya di atas konsol tersebut.
"Sistem, ekstraksi seluruh data riset Dr. Viktor. Cari kunci untuk menghentikan mutasi Fase Dua Flu Biru secara permanen."
[SISTEM INITIALIZING...]
[DATA EXTRACTION IN PROGRESS: 1%... 45%... 85%... 100%]
[ANALISIS DITEMUKAN: NEURAL NEUTRALIZER FORMULA]
[Pesan Sistem: Tuan, data ini berisi urutan genetik untuk mematikan kemampuan virus dalam menyerang sistem saraf pusat. Jika kode ini disuntikkan ke dalam produksi VITALITA, efek kegilaan Fase Dua akan berhenti secara instan dan mencegah penyebaran lebih lanjut di seluruh dunia.]
Rian menghela napas lega. Inilah ujung dari perjuangannya melawan epidemi ini. Harapan untuk jutaan orang yang kini sedang ketakutan di luar sana.
Tiba-tiba, layar utama di ruangan itu menyala. Wajah Dr. Viktor muncul dengan latar belakang ruangan gelap…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 35: Cahaya di Ujung Lorong Gelap
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments