Lokasi Tidak Diketahui (Koordinat Terenkripsi).
Kedalaman 50 Meter di Bawah Permukaan Laut.
Ruangan itu berbentuk kubah kaca raksasa yang menghadap langsung ke gelapnya dasar laut. Ikan-ikan hiu dan pari berenang pelan di luar kaca, seolah menjadi penjaga alami benteng bawah air ini.
Pintu hidrolik mendesis terbuka.
Dr. Viktor melangkah masuk. Penampilannya persis seperti deskripsi Bramantyo: rambut putih acak-acakan, jas lab yang bernoda cairan kimia, dan kacamata tebal yang retak sebelah. Ia berjalan dengan langkah pincang namun penuh semangat, membawa sebuah tablet data.
Di tengah ruangan, terdapat sebuah kursi singgasana hitam yang membelakangi Viktor, menghadap ke laut lepas. Di sekelilingnya, berdiri empat sosok berjubah hitam dengan topeng porselen putih tanpa wajah. Mereka berdiri tegak seperti patung, tidak bernapas, tidak bergerak.
"Tuan Arsitek," sapa Viktor dengan suara serak, membungkuk hormat—gestur yang aneh bagi seseorang yang dianggap gila dan arogan oleh dunia luar.
Kursi itu tidak berputar. Hanya suara berat yang terdengar, terdistorsi oleh modulator suara sehingga tidak bisa dikenali jenis kelamin atau usianya.
"Laporan, Viktor. Jakarta sudah terbakar?"
"Sesuai prediksi simulasi, Tuan," Viktor menyeringai lebar, memperlihatkan gigi kuningnya. "Virus Chimera-Strain alias 'Flu Biru' telah bermutasi sempurna ke Fase Dua. Tingkat agresivitas subjek mencapai 400%. Penjara Salemba sudah runtuh. Rumah sakit lumpuh. Kekacauan total."
Viktor tertawa kecil, bangga dengan karyanya. "Bramantyo si bodoh itu berpikir saya cuma membuat senjata biologis. Padahal saya sedang membuat... seleksi alam."
Hening sejenak.
"Jangan sombong, Viktor," suara Sang Arsitek terdengar dingin, memotong tawa Viktor. "Ini baru saringan awal. Kita mencari 'Emas' di dalam lumpur. Berapa banyak subjek yang menunjukkan kompatibilitas dengan Fase Tiga?"
Wajah Viktor berubah serius. "Belum ada, Tuan. Rata-rata otak manusia modern terlalu lemah. Mereka hancur menjadi gila (Fase Dua) atau…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 34: Di Bawah Bayangan Arsitek
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments
Paulina al-fathir
bagus banget ceritanya 😍😍smpi deg2an bacanya.mantap 👍💪
2025-12-29
0