**Samudera Pasifik, Titik Koordinat Palung Mariana.**
**Pukul 05.00 Waktu Setempat.**
Laut yang tenang mendadak bergejolak. Sebuah pusaran air raksasa terbentuk di permukaan, diikuti oleh ledakan gelembung udara dan uap panas yang membubung ke langit.
**DUARRRR!**
Suara dentuman tumpul terdengar dari kedalaman lima ribu meter. Tekanan air meredam ledakan markas Genesis, namun gelombang kejutnya tetap terasa hingga ke permukaan. Bangkai-bangkai ikan dan puing-puing bangunan futuristik mulai mengapung.
Di tengah kekacauan itu, sebuah kapsul peluncur darurat melesat keluar dari air seperti lumba-lumba besi. Kapsul itu mendarat kasar di atas ombak, terombang-ambing tak terkendali.
Pintu palka kapsul meledak terbuka. Pak Teguh menyeret tubuh Eko yang pingsan keluar ke udara terbuka.
"Laporan situasi!" suara Pak Teguh terdengar parau melalui radio satelit, bercampur dengan suara deburan ombak. "Markas Genesis hancur total. Wiranto... konfirmasi tewas terkubur."
Di Jakarta, Rian yang mendengar laporan itu menghela napas panjang. Ia bersandar lemas di kursinya, matanya menatap langit-langit ruang kendali.
"Bagaimana kondisi tim, Pak?" tanya Rian, suaranya terdengar berat namun tenang.
"Eko patah tulang rusuk. Dwi dan Tri kehabisan oksigen tapi stabil. Kami hidup, Bos. Entah bagaimana caranya, kami hidup," jawab Pak Teguh. Ada nada kelelahan luar biasa dalam suaranya. "Tapi kami gagal membawa target. Raka lolos."
"Kalian tidak gagal," potong Rian tegas. "Kalian menghancurkan sarangnya. Itu cukup untuk hari ini. Kapal induk mini 'The Whale' akan menjemput kalian dalam sepuluh menit. Pulanglah. Kita butuh istirahat."
---
**Menara Bahagia, Ruang CEO.**
**Pukul 06.30 WIB.**
Matahari pagi mulai menyinari Jakarta, namun bagi Rian, dunia terasa lebih gelap dari sebelumnya.
Ia berdiri di depan jendela kaca pecah yang belum sempat diperbaiki, memandang hiruk-pikuk kota di bawahnya. Kota yang ingin dihancurkan oleh kakaknya sendiri.
"Kak Raka..." gumam Rian pelan. "Kenapa harus Kakak?…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 52: Puing-Puing di Samudera
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments