Halaman Parkir Ruko Warung Bahagia.
Pukul 08.30 WIB.
Pemandangan pagi ini sangat kontras dengan keramaian antrean pelanggan kemarin.
Tidak ada ojek online. Tidak ada aroma gulai yang menggugah selera.
Yang ada hanya barikade truk Satpol PP, dua mobil dinas plat merah, dan puluhan petugas berseragam cokelat yang memasang wajah garang. Pita kuning bertuliskan "DALAM PENGAWASAN" sudah ditarik melintang di depan pintu ruko.
Di tengah halaman, berdiri seorang pria paruh baya bertubuh tambun dengan seragam dinas yang kancing perutnya hampir lepas. Namanya Drs. Burhan, Kepala Dinas Pengawasan yang diutus langsung oleh koneksi "Bintang Tiga" milik Bramantyo.
"Mana pemiliknya?!" teriak Pak Burhan lewat toa, gayanya seperti jenderal perang. "Panggil keluar! Tempat ini resmi ditutup mulai detik ini!"
Dari dalam ruko, pintu kaca terbuka.
Rian keluar.
Ia tidak terlihat takut. Ia mengenakan kemeja putih lengan panjang yang digulung rapi dan celana bahan navy. Di belakangnya, Maya mengikuti dengan iPad di tangan, sementara Pak Teguh dan Trio Marinir berdiri dalam posisi istirahat di tempat—tenang tapi mematikan.
Yang aneh, Rian tidak membawa pengacara. Ia membawa... Tripod dan Ring Light.
Rian menaruh tripod itu tepat di depan wajah Pak Burhan, lalu memasang HP-nya.
"Halo, Pak," sapa Rian ramah sambil menekan tombol Live. "Senyum sedikit, Pak. Bapak sekarang sedang ditonton oleh 50.000 orang di TikTok dan YouTube."
Pak Burhan kaget, refleks menutupi wajahnya. "H-heh! Apa-apan ini?! Matikan! Kamu tidak punya izin merekam pejabat negara!"
"Lho? Bapak kan pelayan publik. Digaji pakai pajak rakyat. Masa rakyat nggak boleh lihat kerjanya Bapak?" sindir Rian santai.
Di layar HP Rian, komentar netizen mulai membanjir deras. Efek Reward "Viral Master" bekerja. Algoritma langsung mendorong siaran ini ke FYP (For You Page) jutaan orang.
@OmGembul: "Woy! Itu Warung Bahagia mau digusur?! Gila, padahal enak banget!"
@NetizenMahaBenar: "Pejabat lagi, pejabat lagi. Viralinnn!"
Pak Burhan merah p…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 24: Segel Merah dan Dosa Sang Pejabat
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments