Menara Bahagia, Jakarta.
Pukul 21.00 WIB.
Gedung pusat Bahagia Group itu tampak tenang dari luar, namun di dalamnya, aktivitas berlangsung dengan intensitas tinggi. Di lantai paling bawah—sebuah bunker yang telah dimodifikasi oleh Pak Gunawan—Rian berdiri di depan sebuah kolam modular raksasa yang berisi air laut buatan.
"Sistem, inisiasi pembangunan 'Deep Sea Habitat' Tahap Satu. Target koordinat: Sisi utara Palung Mariana, 1.000 meter dari markas Genesis," perintah Rian dalam batin.
[TING! PROYEK UNDERWATER ARCOLOGY DIMULAI.]
[MENGGUNAKAN DRONE KONSTRUKSI NANO-CELL.]
[ESTIMASI PENYELESAIAN BASE AJU: 48 JAM.]
[BIAYA: 40.000 POIN KEBAHAGIAAN.]
Di permukaan air kolam itu, puluhan drone berbentuk cumi-cumi mekanik mulai bermunculan. Mereka membawa material super-kompresi yang mampu menahan tekanan ribuan atmosfer. Satu per satu, drone itu melakukan 'teleportasi jarak pendek' melalui gerbang sistem menuju titik koordinat di dasar laut.
"Ini adalah investasi terbesar gue," gumam Rian. "Gue nggak cuma bangun markas, gue bangun pemakaman buat Arsitek."
Tiba-tiba, tablet di tangan Rian bergetar hebat. Sinyal darurat dari Aegis muncul dengan warna hitam pekat—tanda ancaman level tertinggi.
"Bos! Sesuatu masuk ke area gedung!" suara Kenzo terdengar panik dari interkom. "Satelit Aegis ngelacak ada lima objek bergerak dengan kecepatan yang nggak masuk akal lewat jalur udara... mereka baru saja mendarat di helipad!"
Rian mematung. "Helipad? Pak Teguh belum balik dari Hawaii. Siapa yang jaga di atas?"
"Cuma Eko dan Dwi! Tri masih dalam pemulihan!" jawab Kenzo.
---
Helipad Menara Bahagia.
Angin malam bertiup kencang di ketinggian lantai 50. Eko dan Dwi segera siaga dengan senapan laras panjang mereka saat melihat lima bayangan mendarat tanpa parasut dari langit yang gelap.
Lima sosok itu berdiri tegak. Mereka tidak memakai baju zirah berat seperti tentara bayaran, melainkan hanya setelan taktis hitam ketat. Kulit mereka pucat, hampir transparan, dan mata mereka memancarkan cahaya…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 43: Tamu Tak Diundang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments