**Pinggiran Jakarta, Kawasan Padat Penduduk "Kampung Deret".**
**Satu Minggu Pasca-Insiden Palung Mariana.**
**Pukul 09.00 WIB.**
Suasana pagi itu berbeda dari biasanya di Kampung Deret. Debu proyek dan suara bising mesin berat memenuhi udara, namun tidak ada warga yang protes. Sebaliknya, ratusan warga berkumpul di balik garis pembatas kuning dengan wajah penuh antusiasme.
Sebuah mobil sedan hitam mewah berhenti di depan gerbang proyek. Pintu terbuka, dan Rian turun dengan setelan kemeja putih santai tanpa jas, didampingi oleh Maya yang membawa tablet tebal.
"Selamat datang, Pak Rian," sapa kepala kontraktor proyek dengan hormat. "Sesuai instruksi Bapak, pembongkaran bangunan liar yang tidak layak huni sudah selesai 100%. Lahan seluas lima hektar ini siap dibangun."
Rian memandang hamparan tanah kosong itu. Dulu, ini adalah tempat kumuh di mana anak-anak bermain di atas tumpukan sampah.
"Ingat standar yang saya minta, Pak?" tanya Rian.
"Tentu, Pak. Spesifikasi beton K-500, tahan gempa hingga 9 skala Richter, dan material ramah lingkungan. Tapi... maaf kalau saya lancang, Pak. Ini hanya panti asuhan dan sekolah gratis. Apakah perlu semewah ini? Biayanya setara dengan membangun hotel bintang lima."
Rian tersenyum tipis, menatap anak-anak kecil yang mengintip dari balik pagar.
"Justru karena ini untuk mereka, kita harus berikan yang terbaik," jawab Rian tegas. "Saya tidak mau mendengar ada atap bocor atau dinding retak dalam lima puluh tahun ke depan. Dana enam puluh lima triliun di yayasan saya bukan pajangan. Gunakan sebaik-baiknya."
"Baik, Pak! Saya mengerti!"
Rian berjalan menyusuri lokasi. Maya berjalan di sampingnya sambil membacakan data.
"Pak, untuk tahap pertama 'Bahagia Smart School', kita sudah membebaskan lahan di 34 provinsi. Total ada 100 titik pembangunan serentak mulai hari ini. Konsepnya adalah asrama terintegrasi: Sekolah, tempat tinggal, dan pelatihan teknologi."
"Bagus," Rian mengangguk. "Bagaimana dengan rekrutmen pengajarnya?"
"Sesuai perintah Ba…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 53: Bukan Sekadar Gedung
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments
DREAMS
Gila🙄 diluar akal manusia 😵💫😵
2026-01-02
0