(POV Bramantyo)
Ruang Pribadi Bramantyo, Menteng.
Pukul 13.00 WIB.
Bramantyo menatap layar TV yang menampilkan grafik saham RASA yang masih tiarap di zona merah (ARB). Rugi 25% kemarin, dan hari ini pasar masih panik.
Di depannya, duduk seorang pria berseragam polisi dengan pangkat melati dua (AKBP). Namanya Bambang, Kepala Satuan Reserse Narkoba yang sudah lama "dipelihara" oleh Bramantyo.
"Bambang," suara Bramantyo parau. "Saya sudah tidak butuh basa-basi. Saya mau anak itu lenyap hari ini."
"Siap, Tuan," jawab Bambang sambil menghisap rokoknya. "Tim saya sudah bergerak. Skenarionya klasik tapi mematikan: Pengecekan rutin di jalan tol, lalu anggota saya 'menemukan' 1 kilogram sabu kualitas tinggi di bawah jok mobilnya."
Bramantyo menyeringai. "Satu kilo? Itu hukuman mati."
"Minimal seumur hidup, Tuan. Dan media sudah saya atur untuk standby di lokasi penangkapan. Begitu dia diborgol, wajahnya akan ada di seluruh berita nasional sebagai 'Bandar Narkoba Berkedok Pengusaha Warung'."
"Bagus," Bramantyo menuangkan wiski ke gelasnya. "Habisi karakternya. Hancurkan nama baiknya. Biar rakyat yang kemarin memuja dia, berbalik meludahinya."
(POV Rian)
Tol Dalam Kota (Arah Semanggi).
Pukul 14.30 WIB.
Mobil Alphard Rian melaju tenang di jalur tengah. Di dalamnya hening. Kenzo sedang tidur dengan mulut terbuka di kursi belakang (efek begadang nge-hack). Maya sedang merapikan jadwal Rian. Pak Teguh menyetir dengan waspada.
"Bos," suara Pak Teguh tiba-tiba menegang. "Lihat spion."
Rian menoleh ke belakang. Dua mobil SUV hitam tanpa plat nomor dinas, tapi menyalakan sirine strobo biru, mendekat dengan agresif. Di depan, satu mobil patroli memotong jalur Rian, memaksa Alphard itu minggir ke bahu jalan.
"Polisi?" tanya Maya cemas.
"Bukan polisi lalu lintas biasa," Pak Teguh menganalisis cepat. "Itu Reserse. Mereka nggak pake seragam dinas, tapi pake rompi taktis dan senjata laras panjang."
Rian menghela napas. Sudah kuduga.
Bramantyo memang tidak kreatif. Kalau gagal bakar pabrik,…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 27: Jebakan Putih dan Sulap Sang Dewa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments