Samudera Pasifik, Di Atas Dek Kapal Induk.
Pukul 02.45 Waktu Setempat.
Pak Teguh berdiri terpaku di depan tabung kaca raksasa itu. Di dalamnya, seorang pria yang sudah kehilangan kemanusiaannya terhubung dengan ratusan kabel optik. Mata pria itu putih, tanpa pupil, dan mulutnya terus menggumamkan deretan kode biner yang tidak masuk akal.
"Bos, ini bukan pusat komandonya," lapor Pak Teguh dengan suara berat melalui saluran terenkripsi. "Kapal ini cuma 'antena' raksasa. Orang di dalam tabung ini dipaksa jadi prosesor hidup buat memancarkan sinyal ke seluruh dunia. Dia cuma budak."
Di Jakarta, Rian menatap layar monitor dengan rahang mengeras. Ia bisa melihat melalui kamera helm Pak Teguh betapa kejamnya organisasi Genesis.
"Kenzo, bisa lo tarik data dari kabel-kabel yang terhubung ke punggung orang itu?" tanya Rian.
Kenzo, yang tangannya gemetar melihat pemandangan horor itu, segera mengetik di keyboard-nya. "Gue coba bypass lewat satelit Aegis, Bos. Tunggu... gue butuh protokol akses tingkat tinggi. Jalur komunikasinya nggak mengarah ke darat, tapi lurus ke bawah... ke dasar laut."
Rian memejamkan mata sejenak, berkomunikasi dengan sistemnya.
(Sistem, bantu Kenzo melakukan dekripsi pada jalur bawah laut itu. Saya ingin tahu ke mana sinyal ini berakhir.)
[TING! DEKRIPSI DIMULAI.]
[MENGGUNAKAN FREKUENSI KUANTUM UNTUK MELACAK TITIK AKHIR.]
[LOKASI TERDETEKSI: PALUNG MARIANA - KEDALAMAN 5.000 METER.]
Rian membuka matanya. Ia teringat kembali pada data yang ia ambil dari Pulau Nirwana. Viktor pernah menyebutkan tentang sebuah 'Kubah Kaca' di bawah laut, tempat Sang Arsitek bertahta.
"Kenzo, berhenti cari di permukaan laut," kata Rian tegas. "Fokus pada koordinat Palung Mariana. Cari anomali energi di kedalaman lima ribu meter."
Kenzo terbelalak. "Kedalaman lima ribu meter? Bos, nggak ada bangunan manusia yang bisa tahan tekanan segitu kecuali..."
"Kecuali mereka punya teknologi yang lebih maju dari dunia saat ini," potong Rian.
Layar di depan mereka tiba-tiba menampilkan…
Karyawanku Bahagia, Aku Menguasai Dunia
BAB 42: Jejak di Kedalaman Kelam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 57 Episodes
Comments
Purbalingga Jos
jangan kelamaan dong
2025-12-30
0