Jeritan Kevin yang teredam masih berdengung di telinga Risa, sebuah melodi horor yang merobek malam. Dalam sejemput detik, sosok yang menjadi satu-satunya jangkarnya di tengah badai misteri ini lenyap, ditelan kegelapan pekat di balik lemari usang. Risa berdiri terpaku, darahnya terasa dingin membeku, napasnya tersangkut di tenggorokan. Matanya terpaku pada celah sempit itu, berharap bayangan Kevin kembali muncul, menepis mimpi buruk ini. Namun yang ada hanyalah keheningan memburu, ditemani derit samar, seolah rumah tua itu sedang menyeringai puas.
“Kevin!” Suaranya serak, nyaris tak terdengar. Ia melangkah maju, tangannya terulur, seolah bisa meraih Kevin yang sudah tiada. Tapi belum juga kakinya menapak satu langkah, lantai di bawahnya bergetar. Bukan getaran biasa. Getaran itu merambat, seolah-olah sesuatu yang besar dan mengerikan sedang bergerak di bawah sana, di dalam perut bumi yang menjadi fondasi rumah ini. Aroma busuk yang tadi samar kini menyeruak, lebih pekat, lebih menjijikkan, memenuhi paru-paru Risa hingga mual.
Bayangan-bayangan hitam yang tadi melilit Kevin kini kembali. Bukan hanya dari celah lemari, melainkan dari setiap sudut ruangan. Dari bawah meja, dari balik tirai yang terkulai lemas, bahkan dari retakan dinding yang tak pernah ia sadari. Mereka merayap, bergerak seperti ular raksasa yang haus, dengan kecepatan mengerikan menuju Risa. Bukan lagi akar, melainkan tentakel-tentakel gelap yang hidup, mencari mangsa. Mata Risa melebar, liontin kunci di tangannya terasa membakar.
“Kau tidak akan lari,” bisikan berdesir itu kembali, kali ini terdengar lebih dekat, seolah napas busuknya menerpa tengkuk Risa. “Kunci itu... akan kembali padaku. Dan kau... akan menjadi gerbangnya.”
Risa tersentak. Gerbang. Bukan sekadar kunci, tapi gerbang. Ibunya bukan hanya mengunci kekuatan itu, tapi juga mengunci gerbang dimensi lain, dimensi yang coba dibuka oleh entitas ini. Dan Risa adalah kuncinya. Kunci yang, jika salah digunakan, akan membuka malapetaka yang t…
TERKUTUK! Rumah Tua Ini Simpan Rahasia Kematian Ibuku Yang Sebenarnya!
BAB 11: Terperangkap Sendiri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments