Udara membeku. Belati itu berkilat memantulkan cahaya biru redup, menari di atas kepala Risa, siap menghunjam. Bayangan wanita tua itu melahap sisa-sisa keberanian Risa. Gadis itu menutup mata, napasnya tercekat di tenggorokan. Bukan rasa takut akan kematian yang paling memilukan, melainkan kenyataan pahit yang baru saja memporak-porandakan seluruh dunianya: ibunya dibunuh, dan Bibi Lastri adalah dalangnya. Dan entah kenapa, wanita tua ini menyalahkannya.
“Karena kaulah alasannya!” Suara serak itu menggelegar, bergetar penuh dendam. Belati itu mulai turun. Risa merasakan embusan angin dingin di wajahnya, desiran tajam logam yang membelah udara.
Namun, sebuah bayangan tiba-tiba melesat. Bukan bayangan wanita tua itu, melainkan sesuatu yang lebih cepat, lebih kuat. Sebuah lengan kokoh melingkari pinggang Risa, menariknya menjauh dari jangkauan maut. Bersamaan dengan itu, suara 'BRAK!' menggema, disusul jeritan melengking yang bukan berasal dari Risa.
Risa membuka mata. Kevin. Dia ada di sana. Wajahnya pias, napasnya memburu. Di tangannya, sebatang kayu tebal yang entah bagaimana ia dapatkan, tergenggam erat. Kayu itu baru saja menghantam lengan wanita tua itu, membuat belati di genggamannya terpental dan jatuh ke lantai batu dengan bunyi ‘klontang’ yang memekakkan.
Wanita tua itu menjerit kesakitan, memegangi lengannya yang pasti terasa nyeri. Mata merah menyalanya kini menatap Kevin dengan amarah yang membara. Namun, Kevin tak gentar. Ia menarik Risa untuk berdiri di belakangnya, tubuhnya menjadi perisai bagi gadis itu.
“Risa, lari! Sekarang!” desis Kevin, matanya tak lepas dari wanita tua itu. “Aku akan menahannya!”
Risa masih terpaku. Pikirannya kalut. Bibi Lastri pembunuh? Dia penyebabnya? Terlalu banyak informasi yang menghantamnya sekaligus. Kaki-kakinya terasa seperti jeli, enggan bergerak.
“Risa! Jangan bengong!” Kevin mengguncang bahunya. “Cepat! Jalan keluar! Ini bahaya!”
Ketegasan dalam suara Kevin menyentak Risa kembali ke kenyataan. Ini bukan waktunya unt…
TERKUTUK! Rumah Tua Ini Simpan Rahasia Kematian Ibuku Yang Sebenarnya!
BAB 38: Darah & Pengkhianatan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments