Kepanikan Kevin terdengar jelas, memecah kesunyian dingin sumur. Suaranya adalah jangkar, secercah harapan di tengah kegelapan yang pekat. Risa mendongak, menatap tali tambang tebal yang bergoyang-goyang di atasnya, menjuntai seperti urat nadi penyelamat. Kevin! Ia benar-benar datang. Air mata kelegaan membasahi pipinya, bercampur dengan kotoran dan keringat dingin. Namun, rasa sakit di kaki kanannya, pergelangan kakinya yang mungkin terkilir atau bahkan patah, mengalirkan nyeri yang menggerogoti. Kepalanya masih pening, sisa-sisa energi negatif dari hantu bermata merah itu seolah menempel di kulitnya, membuatnya merinding.
“Risa! Pegang talinya! CEPAT!” Suara Kevin bergetar, disusul erangan berat. Ia pasti sedang berusaha sekuat tenaga menahan tali itu agar tidak bergeser. Kevin selalu begitu. Selalu melindunginya. Tapi apakah ia punya kekuatan untuk berpegangan? Apakah ia bisa diselamatkan?
Bisikan ibunya kembali terngiang, “Jangan… Jangan ke sana…”
Tapi ia sudah di sini. Di dalam sumur ini. Dan ia tahu, rahasia kematian ibunya… tersembunyi di kedalaman gelap ini. Rasa sakit di kakinya, pusing di kepala, semua itu terasa remeh dibanding dorongan kuat untuk mengetahui. Ia mengulurkan tangannya yang gemetar, jari-jarinya yang kaku berusaha meraih tali yang kini terasa begitu jauh. Setiap sentimeter terasa seperti kilometer. Nafasnya tercekat, paru-parunya seperti kemasukan air dingin. Ia bisa merasakan air sumur merembes membasahi sebagian bajunya, dinginnya menusuk tulang.
Kevin terus memanggil namanya, lebih mendesak sekarang. “Risa! Ayolah! Sedikit lagi!”
Dengan sisa tenaga yang ia miliki, Risa mencengkeram tali itu. Kulit tangannya langsung terasa perih bergesekan dengan serat kasar. Ia merasakan bahunya terentak saat Kevin mulai menariknya perlahan. Gerakannya sangat lambat, terasa begitu menyiksa. Rasa sakit di kakinya menjalar hingga ke pinggul, setiap tarikan memicu gelombang nyeri baru. Ia meringis, menggigit bibir bawahnya kuat-kuat hingga terasa anyir di…
TERKUTUK! Rumah Tua Ini Simpan Rahasia Kematian Ibuku Yang Sebenarnya!
BAB 17: Jerat Sumur Tua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments