Cakar hitam pekat itu melesat, membelah udara dengan kecepatan mematikan, menargetkan jantung Risa. Kevin, dengan sisa tenaga yang entah datang dari mana, spontan mendorong Risa hingga tubuhnya terempas ke samping. Cakar itu meleset, hanya merobek sebagian kemeja Kevin di bahu, tapi kekuatan benturannya membuat Kevin terlempar menabrak dinding di belakangnya. Sebuah balok kayu yang runtuh nyaris menimpanya. Kevin meringis, darah segar merembes dari bahunya, namun matanya tetap fokus pada Risa, penuh ketakutan dan peringatan.
“Risa! Lari!” teriak Kevin, suaranya tercekat. Ia mencoba bangkit lagi, tapi kakinya gemetar. Rasa sakit di sekujur tubuhnya benar-benar melumpuhkan.
Risa tidak bisa lari. Kakinya terpaku. Otaknya mendidih, antara amarah yang membakar dan ketakutan yang mencekik. Bibi Lastri… wanita itu… dalang di balik semua ini. Dia yang membunuh ibunya. Dia yang menghancurkan hidupnya. Dan entitas mengerikan ini, ‘penjaga’ yang disebutnya, kini berdiri di hadapannya, siap menuntaskan apa yang dulu dimulainya.
Dalam kekacauan itu, Risa merasakan denyutan hebat di pelipisnya. Bukan sakit, tapi seperti gelombang energi dingin yang mengalir deras, memenuhi setiap sel tubuhnya. Kekuatan yang asing, yang mematikan, yang terasa seperti akan merobeknya dari dalam. Ini adalah pilihan yang mengerikan. Menggunakan kekuatan ini, atau mati.
Demi ibunya. Demi Kevin. Demi dirinya sendiri. Ia memilih. Matanya yang semula dipenuhi ketakutan kini menyala, bukan lagi pantulan cahaya, melainkan cahaya itu sendiri. Aura gelap yang sama dengan entitas di depannya, kini mulai memancar dari tubuh Risa, perlahan tapi pasti, membentuk pusaran energi di sekelilingnya.
“Kau… kau bilang dia membunuh ibuku?” Suara Risa bergetar, bukan karena takut, tapi karena menahan badai emosi yang mengamuk di dadanya. “Dan kau… kau menyuruhnya? Kau melihatnya?”
Dewi Wijaya, alias Bibi Lastri, menyeringai. Seringai kemenangan yang menjijikkan. “Tentu saja. Apa gunanya aku menunggu begitu lama, jika aku…
TERKUTUK! Rumah Tua Ini Simpan Rahasia Kematian Ibuku Yang Sebenarnya!
BAB 44: Kekuatan Terlarang
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 50 Episodes
Comments