Begitu keluar dari ruangan, Marsha menyandarkan punggungnya di dinding lorong sejenak. Ia menyadari bahwa pertemuannya dengan keluarga Halvard telah membuka pintu-pintu yang selama ini tertutup rapat. Dunia mafia, kekuasaan bisnis, dan persaingan antar-dinasti kini mulai bergesekan dengan kehidupan medisnya yang tenang.
Namun, saat ia melihat pesan singkat masuk dari Erlan Dominic. "Semangat visitnya, Sayang! Jangan lupa makan siang," Marsha kembali tegak, apapun bayangan yang mengikuti dari dunia Halvard atau Theodore, ia tahu persis dimana jangkar hidupnya berada.
Archio melangkah menyusuri lorong rumah sakit dengan santai, mengabaikan tatapan beberapa staf medis yang mengenalinya sebagai putra keluarga Halvard. Di tangannya, ia menjinjing sebuah kotak makan premium yang disiapkan khusus oleh Andreas pagi tadi.
Tujuannya sebenarnya ke ruang VVIP Liam, namun matanya terus mencari sosok sang adik. Saat sampai di depan meja perawat, ia langsung bertanya. "Di mana Dokter Marsha?" tanya Archio dengan nada yang lebih ramah dari biasanya.
Perawat yang bertugas tampak sedikit gugup. "Dokter Marsha sedang di ruang operasi, Tuan Archio. Baru saja masuk sekitar sepuluh menit yang lalu untuk operasi darurat, ada yang bisa saya bantu?"
Archio mengangguk maklum, pekerjaan adiknya memang tidak mengenal waktu, ia kemudian menyodorkan kotak makan itu ke atas meja perawat. "Titip ini. Ini makan siang dari Papahnya. Tolong pastikan sampai ke tangannya begitu dia keluar dari ruang operasi, ya? Jangan sampai dingin," pesan Archio tegas namun tidak mengancam.
"Baik, Tuan. Akan segera kami sampaikan setelah Dokter Marsha selesai," jawab perawat itu dengan sopan.
Archio kemudian berbalik dan melanjutkan langkahnya menuju kamar Liam, egitu ia masuk, ia mendapati Liam yang sedang menatap langit-langit kamar dengan wajah gusar. "Masih hidup kau?" sapa Archio jenaka.
Liam meliriknya sinis. "Adikmu itu benar-benar tangan besi. Dia melarangku memakai tab lebih dari satu jam, kau datang hanya…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 25
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments