setelah beberapa jam dalam observasi dan kondisi Marsha dinyatakan stabil, Vincent tidak menunggu lebih lama. “Pindahkan ke president suite,” ucapnya tegas.
Beberapa perawat sempat saling berpandangan, terkejut dengan keputusan itu, namun tak ada yang berani membantah. Nada suara Vincent tidak memberi ruang untuk pertanyaan. “Sekarang,” tambahnya singkat.
Brankar kembali didorong, kali ini menuju lantai khusus dengan fasilitas terbaik di rumah sakit, ruangan itu bukan hanya luas dan nyaman, tapi juga dilengkapi pengawasan medis maksimal privasi dan keamanan dalam satu tempat.
Marsha dipindahkan dengan hati-hati ke tempat tidur. Cahaya di ruangan itu lebih hangat, suasananya jauh lebih tenang dibanding ruang sebelumnya.
Vincent berdiri di sampingnya, memastikan semuanya sesuai. “Tidak boleh ada orang masuk tanpa izin,” ujarnya pada perawat yang berjaga. “Pengamanan diperketat, saya tidak mau ada celah sekecil apa pun.”
“Baik, Dok,” jawab mereka serempak, setelah semua selesai, ruangan kembali hening.
Marsha memandangnya lemah. “Berlebihan…”
Vincent menoleh, menatapnya tanpa ekspresi. “Tidak untukmu,” jawabnya pelan, namun tegas. “Kali ini tidak.” Nada suaranya tenang, tapi tak bisa dibantah.
Ia melangkah lebih dekat, memastikan infus dan alat monitor terpasang dengan baik, lalu kembali duduk di samping tempat tidur.
Di balik ketenangannya ada keputusan yang sudah bulat. Dan kali ini, ia tidak akan memberi kesempatan kedua, pada siapa pun yang mencoba menyentuh Marsha.
Vincent mengusap lembut pipi Marsha, sentuhannya nyaris tak terasa, ia lalu mengecup pipinya singkat, seolah memastikan bahwa ia benar-benar baik-baik saja.
“Berhenti memonopoli putriku.” suara itu memecah keheningan. Erlan berdiri di ambang pintu, tatapannya tajam begitu melihat pemandangan di depannya, ia melangkah masuk, memandang sekeliling ruangan perawatan yang lebih menyerupai suite hotel mewah daripada kamar rumah sakit.
Vincent tidak langsung menjauh, tatapannya tetap tenang, bahkan terlalu ten…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 67
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments