Marsha duduk sendiri di bangku taman rumah sakit, paper bag dari Archio tergeletak di sampingnya. Cangkir kopi hangat berada di genggamannya, sementara setengah sandwich yang tadi dipaksakan masuk kini terasa hambar di lidah.
Malam di London cerah. Langit bersih, bertabur bintang samar yang jarang benar-benar ia perhatikan, kecuali saat pikirannya sedang terlalu penuh seperti malam ini.
Ia menyandarkan tubuh ke bangku, menghembuskan nafas panjang, membiarkan udara dingin menyentuh wajahnya yang masih menyimpan lelah setelah berjam-jam di ruang operasi.
Hidupnya selama ini tenang, setidaknya begitu yang selalu berusaha ia yakini. Namun belakangan semuanya seperti mulai bergeser dari tempatnya, apalagi setelah bertemu dengan keluarga kandungnya, dan luka lama yang, entah kenapa, mulai mengetuk lagi dari sudut pikirannya yang paling ia hindari.
“Huh…” gumamnya pelan, menatap langit. “Aku sangat malas.”
Ia menyesap kopinya, lalu tersenyum tipis, senyum yang lebih mirip kelelahan daripada geli. “Aku tahu Valerina sebenarnya tahu Selena membuangku…”
Kata-kata itu keluar nyaris seperti bisikan untuk dirinya sendiri.“Tapi dia memilih bungkam.”
Tatapannya naik pada bintang-bintang yang bertaburan jauh di atas sana, seolah mencoba bertanya pada langit tentang jawaban yang tak pernah ia dapat.“Dan berpura-pura seolah-olah dia juga tidak tahu apa-apa.” Suara Marsha melemah di ujung kalimat.
Ada getir yang tak ia tunjukkan pada siapa pun, selama ini ia selalu berpura-pura tak peduli, menganggap masa lalu itu sudah terkubur, menganggap ditinggalkan adalah sesuatu yang sudah selesai ia terima.
Namun kenyataannya, ada bagian dalam dirinya yang belum pernah benar-benar memaafkan, Ia memeluk cangkir kopinya dengan kedua tangan, membiarkan kehangatan kecil itu menahan dingin yang mulai menusuk malam. “Apa aku yang terlalu naif…” gumamnya lagi, “atau memang semua orang memilih diam saat aku dibuang?”
Angin malam berhembus pelan, menggerakkan helai rambut di sisi wajahnya, tak ada yang…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 33
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments