Marsha melangkah menyusuri koridor dengan ritme yang tenang namun terarah, map kecil berisi catatan medis berada di tangannya. Setelah memastikan beberapa pasien pasca operasi dalam kondisi stabil, langkahnya berhenti di depan ruang rawat inap VVIP.
Reinhard.
Pasien yang beberapa hari lalu berada di batas kritis, kini sudah melewati fase itu dan dipindahkan ke ruang perawatan dengan pengawasan lebih ringan, meski tetap ketat.
Marsha mengetuk pintu dengan sopan.
Tok… tok… tok…
“Permisi, Nyonya… Dokter Marsha sudah datang,” ujar perawat dari dalam.
“Owh iya, silakan masuk,” jawab suara lembut yang langsung dikenali.
Marsha membuka pintu dan melangkah masuk.
Suasana ruangan jauh berbeda dari ICU lebih tenang, lebih hangat, dengan pencahayaan yang tidak terlalu tajam. Reinhard tampak terbaring dengan kondisi yang jauh lebih baik, matanya sudah terbuka, meski masih terlihat lemah. Di sampingnya, kedua orang tuanya berdiri, ekspresi mereka berubah lega begitu melihat Marsha.
“Selamat sore,” sapa Marsha sopan. Ia mendekat ke sisi tempat tidur, fokusnya langsung tertuju pada Reinhard. “Bagaimana perasaannya hari ini?”
“Sudah jauh lebih baik, Dok,” jawab sang ibu. “Sejak tadi sudah bisa diajak bicara, meski belum terlalu lama.”
Marsha mengangguk, lalu menatap Reinhard. “Tuan Reinhard, bisa dengar saya?”
Reinhard menoleh perlahan, matanya bertemu dengan Marsha, meski masih lemah, kesadarannya terlihat jelas, apalagi yang datang adalah Marsha wanita yang selama ini ia cari.
Marsha mulai melakukan pemeriksaan dengan teliti, memastikan respon motorik, pernapasan, serta reaksi pupil, setiap detail ia perhatikan tanpa terburu-buru. “Coba gerakkan tangan sedikit,” ucapnya tenang.
Reinhard mencoba, gerakannya masih lambat, namun berhasil.
“Bagus,” lanjut Marsha. “Sekarang kaki.”
Responnya sedikit lebih lemah, namun tetap ada.
Marsha tersenyum tipis. “Perkembangannya sangat baik. Untuk kondisi pasca operasi seperti ini, respon Anda termasuk cepat.”
Ia mencatat beberapa hal di berkas,…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 58
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments