Bab 53
Di ruang makan, suasana sempat hening setelah kepergian Marsha. Suara mesin mobil yang menjauh perlahan menghilang, menyisakan jeda yang terasa lebih panjang dari biasanya. Beberapa orang kembali melanjutkan sarapan, namun ritmenya tidak lagi seramai sebelumnya.
Valerina meletakkan sendoknya pelan, lalu menghela nafas, wajahnya tampak murung, seolah menahan sesuatu yang sejak tadi ingin ia keluarkan. “Aku tidak mengerti…” ucapnya pelan. “Sejak pertemuan pertama, dia seperti sangat membenciku.” kalimat itu menggantung di udara dan tidak ada yang langsung menanggapi.
Xa Biru yang duduk tidak jauh darinya menyandarkan tubuhnya, lalu menatap sekilas dengan ekspresi datar. “Bukankah kamu sudah tahu jawabannya?” ujarnya tenang. “Untuk apa sekarang dipertanyakan?” Nada suaranya tidak tinggi, namun cukup tajam untuk menghentikan keluhan itu.
Valerina terdiam.
Tatapannya turun, jemarinya saling menggenggam di atas meja. “Aku hanya…” ia berhenti sejenak, mencari kata yang tepat. “Aku hanya ingin memperbaiki semuanya.”
“Memperbaiki?” ulang Kaisar dari ujung meja, suaranya rendah. Ia tidak menoleh, hanya berbicara seolah pada ruang itu sendiri. “Sesuatu yang sejak awal kamu biarkan terjadi… tidak selalu bisa diperbaiki dengan keinginan.”
Kata-katanya tenang, tapi terasa berat.
Lu Vita menghela nafas pelan, mencoba menenangkan suasana. “Sudah,” ujarnya lembut. “Yang sudah berlalu tidak perlu terus diungkit di meja makan.” Namun ekspresinya tidak sepenuhnya netral, ada kekecewaan yang tidak ia sembunyikan.
Bulan yang sejak tadi diam akhirnya ikut berbicara, suaranya lebih halus. “Kalau memang ingin memperbaiki… beri dia waktu. Tidak semua hal bisa langsung diterima begitu saja.”
Valerina mengangguk pelan, meski jelas terlihat bahwa ia tidak sepenuhnya nyaman dengan situasi itu.
Sementara itu, Daniel yang sejak tadi hanya mengamati akhirnya angkat bicara. “Kepercayaan tidak dibangun dari kata-kata,” ucapnya singkat. “Tapi dari sikap.” Tidak ada yang membantah, sarapan kemba…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 53
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments