Sesampainya di rumah minimalis itu, Marsha langsung masuk. Suasana hangat menyambutnya, lampu ruang tengah yang temaram dan aroma teh yang masih tersisa. Di sofa, Dokter Erlan tampak duduk tenang dengan sebuah buku di tangannya.
Begitu melihatnya, Marsha tanpa ragu mendekat dan memeluknya erat. “Lelah, sayang?” tanya Erlan lembut, tangannya otomatis mengusap punggung putrinya.
“Lumayan, Daddy…” jawab Marsha pelan, masih bersandar. “Anaknya Uncle Theodore berulah lagi. Aku sampai kehilangan kesabaran.”
Erlan tersenyum tipis, mengusap lembut rambutnya. “Kadang kita sebagai dokter memang harus tegas.” Ia lalu menatap Marsha lebih dalam. “Daddy dengar kamu berhasil menyelamatkan pasien dengan luka tembak di kepala?”
Marsha mengangguk kecil dan akhirnya melepaskan pelukannya. “Iya… sempat drop saat observasi, tapi untungnya masih bisa diselamatkan.”
“Anak Daddy memang luar biasa,” ucap Erlan bangga, meski nadanya tetap hangat dan tenang. “Tapi ingat, sekesal apapun jangan sampai asam lambungmu naik.”
Marsha tersenyum tipis, namun kali ini tidak sepenuhnya tulus. Ia duduk di samping ayahnya, mencoba terlihat biasa, padahal pikirannya masih dipenuhi oleh satu kalimat yang terus terngiang.
‘Kadang aku curiga… kau bukan anak mereka.”
Tanpa sadar, tatapannya jatuh pada wajah Erlan, pria itu tetap sama tenang, hangat, dan selalu menjadi tempat pulang yang paling aman.
Namun untuk pertama kalinya, sebuah pertanyaan kecil muncul di benaknya, hal yang selama ini tidak pernah ia ragukan. “Daddy…” panggilnya pelan.
Erlan menoleh. “Hm?”
Marsha terdiam sejenak, seolah menimbang apakah ia benar-benar ingin menanyakan hal itu, namun akhirnya ia menggeleng tipis dan tersenyum. “Nggak apa-apa.”
Erlan tidak memaksa, hanya kembali mengusap kepalanya dengan lembut. “Kalau capek, istirahat. Jangan dipikirkan terlalu berat.”
Marsha mengangguk pelan, namun malam itu, untuk pertama kalinya rumah yang selalu terasa paling aman, kini menyisakan sedikit rasa asing di dalam hatinya.
Siap, aku perha…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 36
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments