Marsha terdiam, namun kata-kata itu seperti memantik sesuatu yang lama ia tekan. Dadanya terasa sesak, bukan karena terkejut, melainkan karena amarah yang perlahan bangkit ke permukaan.
Dendam yang selama ini ia kubur rapi kini kembali menyala, panas dan tak terbendung, terlebih saat mengingat siapa ibu kandungnya, wanita itu tidak pernah benar-benar berubah.
Licik, manipulatif, dan selalu tahu bagaimana memutar keadaan demi keuntungannya sendiri. Bahkan dari balik jeruji sekalipun, ia masih mampu mengendalikan segalanya seolah dunia berada dalam genggamannya. Bukan tidak mungkin ia akan keluar dengan mudah, cukup dengan satu surat keterangan yang menyatakan dirinya mengalami gangguan kejiwaan.
Marsha mengepalkan tangannya perlahan, rahangnya mengeras, jika itu benar terjadi, maka semua yang dulu akan terulang kembali. Dan kali ini Ia tidak akan tinggal diam.
Marsha menghela napas panjang, berusaha meredam gejolak yang masih tersisa di dadanya. “Aku harus kembali. Sebaiknya kau juga istirahat,” ucapnya pelan pada Archio.
Tidak ada jawaban.
Archio tetap terdiam, masih bersandar di bangku taman dengan tatapan kosong, seolah pikirannya berada jauh dari tempat itu.
Marsha tidak menunggu lebih lama. Ia berbalik dan melangkah pergi, meninggalkan suasana hening di antara mereka. Suara langkahnya perlahan menjauh, sementara Archio tetap di sana, membeku dalam pikirannya sendiri, ditemani angin malam yang berhembus pelan.
___
Langkah Marsha terasa berat, seolah setiap pijakannya di atas aspal dingin itu menarik kembali memori pahit yang berusaha ia hapus. Begitu sampai di dalam mobil, ia tidak segera menyalakan mesin. Ia mencengkeram kemudi hingga buku-bukunya memutih, membiarkan kesunyian kabin menjadi saksi bisu atas keputusasaan yang berubah menjadi tekad baja.
“Cukup sekali kau menghancurkan hidupku,” bisiknya parau, menatap pantulan matanya sendiri di spion tengah.
Matanya yang biasanya lembut kini berkilat tajam sebuah transformasi yang dipaksakan oleh keadaan.
Alih-al…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 35
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments