Di Dalam Ruang Utilitas
Pintu tertutup rapat, mengunci segala kebisingan rumah sakit di luar. Pria itu dihempaskan ke sebuah kursi kayu di sudut ruangan yang remang-remang, dikelilingi oleh rak-rak berisi cairan pembersih dan kain pel—ironi yang sempurna untuk penyamarannya.
Vincent berdiri di depannya, melonggarkan sedikit dasinya, lalu menatap pria itu dengan pandangan menilai.
"Siapa yang mengirimmu?" tanya Vincent langsung, tanpa basa-basi.
Pria itu meludah ke samping, mencoba berlagak tangguh meski keringat dingin membanjiri dahinya. "Aku tidak tahu apa yang kau bicarakan. Aku hanya pekerja harian di sini!"
Vincent tidak membalas dengan amarah. Ia justru tersenyum tipis—sebuah senyuman yang membuat bulu kuduk pria itu berdiri. Vincent berjalan mendekati troli kebersihan yang ikut diamankan, lalu meraih sebuah botol cairan kimia pembersih lantai yang masih penuh.
"Pekerja harian tidak memakai jam tangan militer taktis di balik lengan bajunya," ucap Vincent tenang, menunjuk pergelangan tangan pria itu dengan dagunya. "Dan mereka tidak berdiri selama sepuluh menit di depan kamar pasien VIP hanya untuk memeriksa gagang pintu."
Vincent menyerahkan botol itu kepada salah satu anak buahnya.
"Kau punya waktu tiga puluh detik sebelum tempat ini menjadi sangat tidak nyaman untukmu. Siapa yang menyuruhmu mengawasi Marsha?"
Pria itu menelan ludah, matanya melirik ke arah pintu, menyadari bahwa ia benar-benar terjebak dalam sangkar singa. "Aku... aku hanya dibayar untuk memastikan apakah dia benar-benar terluka atau hanya sandiwara!" Pengakuannya meluncur cepat begitu salah satu anak buah Vincent mencengkeram rahangnya dengan kasar.
"Siapa?" desak Vincent, selangkah lebih maju.
"Pria bertato kalajengking di lehernya... dia yang memberiku uang muka di dermaga barat! Aku bersumpah, aku tidak tahu nama aslinya!"
Vincent terdiam sejenak, otaknya langsung memetakan informasi tersebut. Dermaga barat. Tato kalajengking. Itu adalah faksi yang sama dengan truk yang menghantam mobil…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 70
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments
falea sezi
Marsya jd rebutan yaa
2026-06-02
0