Andreas yang sejak tadi duduk di tengah ruangan langsung mengangkat wajahnya begitu melihat Marsha masuk. Senyum hangat segera terlukis, berbeda dari sikap tegas yang biasanya ia tunjukkan. “Duduk di sini, sayang,” ucapnya lembut, memberi isyarat ke kursi di dekatnya.
Marsha melangkah mendekat, masih dengan perasaan yang belum sepenuhnya tenang. Ia berdiri di samping kursi yang ditunjuk, sementara Andreas mulai memperkenalkan satu per satu dengan nada yang teratur. “Ini kakekmu, Daniel Halvard,” ujarnya, menoleh pada pria lansia yang duduk dengan wibawa. “Dan di sebelahnya, nenekmu, Lu Vita Halvard.”
Ia lalu menggeser pandangannya ke sisi lain. “Yang itu pamanmu, Michael… dan di sampingnya istrinya, Tante Bulan.” Sedikit jeda, sebelum ia menambahkan, “Dan yang duduk sendiri di sana, Pamanmu Kaisar Halvard.” Semua mata kini tertuju pada Marsha.
Ia masih berdiri, namun tanpa ragu, ia sedikit menundukkan tubuhnya, gerakan halus, sopan, dan penuh penghormatan. Sikap itu begitu natural, terbentuk dari didikan yang ia terima selama ini, terutama dari Syafira Hanazawa yang membesarkannya dengan nilai-nilai disiplin dan etika yang kuat. “Senang bertemu dengan Anda semua,” ucapnya pelan, suaranya tenang meski suasana di sekelilingnya terasa cukup menekan.
Tidak ada gerakan berlebihan, namun kesopanan itu cukup untuk membuat beberapa dari mereka saling bertukar pandang.
Ada yang terkejut.
Ada yang mengangguk pelan dan ada pula yang memperhatikan lebih dalam.
Di tengah ruang yang penuh penilaian tak terucap itu, Marsha tetap berdiri dengan tenang membawa dirinya sendiri, dengan cara yang tidak perlu dibuktikan lewat kata-kata.
Marsha masih berdiri sesaat setelah memberi salam, merasakan banyaknya tatapan yang tertuju padanya dalam waktu bersamaan. Ia berusaha tetap tenang, namun suasana itu tidak bisa sepenuhnya ia abaikan.
Untuk pertemuan pertama, semuanya terasa terlalu cepat, terlalu banyak wajah, terlalu banyak hubungan yang seharusnya dekat, namun belum memiliki arti bagi…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 50
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments