Keesokan paginya, cahaya matahari menembus tirai tipis, menyinari ruangan dengan hangat. Marsha perlahan membuka mata. Kesadarannya kembali utuh dan hal pertama yang ia rasakan adalah kehangatan di sisinya.
Vincent.
Ia sudah bangun lebih dulu, duduk setengah bersandar di sampingnya, satu tangan memeluk ringan, sementara jemarinya mengusap lembut pipi Marsha. “Selamat pagi, cantik,” ucapnya pelan.
Marsha mengedip, lalu tersenyum tipis. “Selamat pagi juga, Dokter Vincent.”
Vincent menatapnya lebih dalam, memastikan. “Ada yang sakit?”
Marsha menggeleng kecil. “Tidak… cuma masih agak lemas.”
“Itu wajar, Sayang,” jawab Vincent tenang. “Kecelakaan kemarin menyebabkan pendarahan internal. Kamu beruntung, golongan darahmu AB+, bisa menerima donor dari semua.”
Marsha mengangkat alis tipis, menatapnya dengan ekspresi datar. “Apa kamu lupa, Pak Dok… aku juga dokter bedah thorax? Kamu menjelaskan seolah-olah aku tidak tahu.”
Vincent tertawa pelan, suara rendahnya menghangatkan suasana. Tanpa ragu, ia mencondongkan tubuh dan mengecup singkat bibir Marsha. “Aku tidak lupa,” bisiknya dekat. “Aku hanya mengingatkan, karena kamu keras kepala.”
Tangannya beralih mengusap pucuk kepala Marsha dengan lembut. “Baru lima bulan aku tidak di sisimu kenapa bisa sampai seperti ini?” Nada suaranya ringan, tapi ada kekhawatiran yang tak sepenuhnya ia sembunyikan.
Marsha tersenyum kecil, menatapnya dengan sorot yang lebih hidup dibanding kemarin. “Ajak aku keluar,” ucapnya tiba-tiba.
Vincent mengernyit tipis. “Keluar?”
“Aku akan mati bosan kalau terus di sini,” lanjut Marsha santai, meski tubuhnya masih lemah.
Vincent menatapnya beberapa detik, jelas menimbang antara logika dan keinginan.
Lalu sudut bibirnya terangkat tipis. “Kamu ini pasien paling sulit yang pernah aku tangani,” gumamnya.
Namun di balik keluhan itu ia tidak benar-benar menolak.
Brakkk!...
Pintu terbuka keras tanpa aba-aba. Archio masuk dengan napas terengah, jelas habis berlari, rambutnya sedikit berantakan, wajahnya tegang saa…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 73
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments