Malam semakin larut, namun ruang president suite itu justru terasa semakin hidup, bukan oleh percakapan biasa, melainkan oleh strategi yang disusun dengan presisi.
Perlahan, keluarga Dominic mulai berpencar menjalankan perannya. Erlan keluar lebih dulu, diikuti Syafira yang sempat menoleh pada Marsha sebelum benar-benar meninggalkan ruangan. Sentuhan terakhirnya di pundak Marsha seolah menjadi penegasan, ia tidak akan membiarkan luka ini hanya berhenti pada fisik.
Di sisi lain, keluarga Halvard tidak tinggal diam.
Andreas berdiri dekat jendela besar, ponsel di tangannya sudah tersambung dengan beberapa pihak. Nada bicaranya rendah, namun tegas, perintah mulai bergerak, jaringan mulai bekerja. Kaisar dan Michael berdiskusi pelan di sudut ruangan, membahas akses data, kepemilikan aset, hingga kemungkinan celah hukum yang bisa dimanfaatkan.
Xa Biru tetap di tempatnya, bersandar dengan tangan terlipat, namun matanya terus mengamati Marsha, bukan sekedar memastikan kondisi fisiknya, melainkan membaca sesuatu yang lebih dalam.
Sementara itu, Vincent masih di sisi tempat tidur, Ia tidak banyak bicara, namun kehadirannya cukup. Marsha memandangnya sejenak, lalu mengalihkan pandangan ke langit malam di luar jendela. “Kamu tahu ini tidak akan berhenti di sini, kan?” ucapnya pelan.
Vincent tidak langsung menjawab. Ia menyesuaikan selimut Marsha dengan gerakan tenang, lalu berkata singkat, “Aku tahu.”
Hening sejenak.
“Dan kamu tetap di sini?” tanya Marsha, suaranya tipis namun penuh arti.
Vincent menatapnya. Kali ini lebih lama. “Aku tidak ke mana-mana.” Jawaban itu sederhana, namun cukup untuk menenangkan sesuatu di dalam diri Marsha.
Di luar ruangan langkah kaki terdengar berhenti.
Seorang pria berdiri di ujung koridor, mengenakan pakaian petugas kebersihan. Kepalanya sedikit menunduk, mendorong troli perlahan, namun matanya tajam, mengarah pada pintu ruangan Marsha.
Tangannya bergerak pelan ke dalam saku, menggenggam sesuatu, di dalam kamar, tanpa ada yang menyadari ancaman…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 69
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments