Sementara itu, di Ruang Kerja Vincent
Di lantai teratas rumah sakit Harrison, Vincent baru saja menyelesaikan pertemuannya dengan Erlan Dominic. Berkas medis lama Marsha dari Paris dan London kini sudah tersimpan aman di dalam brankas rahasianya.
Pintu ruang kerja Vincent diketuk dengan tergesa-gesa. Archio masuk dengan napas memburu dan wajah yang dipenuhi kebingungan serta amarah.
"Vincent! Di mana Marsha?!" tuntut Archio langsung. "Dan apa yang sebenarnya terjadi di keluarga kami? Tadi Reinhard mengatakan sesuatu tentang Liam dan Valerina... apa maksud dari semua kegilaan ini?!"
Vincent berdiri dari kursi kerjanya, mengancingkan satu kancing jas dokternya dengan sangat tenang sebuah kontras yang kontras dengan kepanikan Archio. "Marsha sedang tidur di dalam ruangan istirahat pribadiku, Archio. Dia aman," ucap Vincent dengan suara berat dan berwibawa.
Vincent melangkah mendekati Archio, lalu menyerahkan sebuah gawai yang menampilkan data pelacakan IP digital dari laboratorium semalam, serta salinan fraktur tengkorak Marsha saat berusia 7 tahun di Paris.
"Bacalah, Archio," ujar Vincent dingin. "Sebagai kakak yang selalu ingin melindungi Marsha, sudah saatnya kamu membuka matamu lebar-lebar. Lihatlah sendiri bagaimana adik yang selama ini kamu sebut sebagai 'malaikat' di rumahmu, telah mencoba membunuh Marsha sebanyak dua kali. Di Paris saat usianya tujuh tahun, dan di Dermaga Barat tiga hari yang lalu."
Archio menerima gawai itu dengan tangan bergetar. Saat matanya membaca rekam medis lama dan data pelacakan digital yang mengarah tepat ke apartemen Valerina, dunianya seolah runtuh seketika.
"T-tidak mungkin... Vale tidak mungkin melakukan ini..." bisik Archio, air matanya nyaris menetes karena syok yang teramat sangat.
"Fakta medis dan digital tidak pernah berbohong, Archio," potong Vincent tegas, sepasang mata elangnya berkilat kejam. "Valerina dan tunangannya, Liam, sedang merencanakan gerakan ketiga untuk memancing Marsha keluar. Sekarang pilihan ada di tanganmu…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 84
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments