Mendengar nama 'Mommy Syafira' dan 'Marsha' disebut dalam satu tarikan napas yang sama, jemari Valerina yang menggenggam gelas kaca mengencang hingga kuku-kukunya memutih. Namun, ia buru-buru menundukkan kepala, membiarkan rambut panjangnya tergerai menutupi kilat kebencian di matanya.
"Aku... aku hanya merasa bersalah, Kak," cicit Valerina, suaranya bergetar sempurna bagai aktris papan atas. "Aku tidak tahu kalau kehadiranku selama ini justru merebut posisi Marsha sebagai putri di rumah ini. Kalau saja aku tahu lebih cepat..."
"Ini bukan salahmu," potong Xabiru tegas, langsung termakan oleh taktik manipulasi adiknya. "Kamu tidak bisa memilih lahir dari siapa, Vale. Kamu tetap adikku."
Valerina mengangguk lemah, menyandarkan kepalanya di lengan Xabiru. Di balik punggung kakaknya, sudut bibir Valerina terangkat membentuk garis sinis.
‘Ya, Kakak bodoh. Tetaplah menjadi pelindungku, sampai aku berhasil melenyapkan benalu kecil itu dari dunia ini,’ batin Valerina kejam.
Di Sudut Kota lainnya
Sementara itu, di sebuah restoran privat berarsitektur gotik di kawasan Jakarta Selatan, Liam duduk seorang diri di balik meja marmer hitam. Di hadapannya, sebuah berkas tebal mengenai profil medis dan hukum milik Marsha Dominic tergelar terbuka.
Matanya yang haus akan kekuasaan menatap foto formal Marsha dalam balutan jas dokter putihnya. Cantik, jenius, Profesor muda bedah thorax, dan yang paling penting, putri kandung sah dari Andreas Halvard.
Ponsel Liam bergetar di atas meja, sebuah nomor tanpa nama muncul. Ia menggeser layar dan menempelkan gawai itu ke telinganya. "Bagaimana?" tanya Liam langsung.
"Pihak rumah sakit Harrison telah memperketat keamanan di lantai VIP, Tuan. Vincent Harrison mengganti seluruh sif penjaga dengan unit taktis swasta. Kita tidak bisa mendekati kamar Profesor Marsha tanpa memicu alarm rahasia," lapor suara di seberang telepon.
Liam mendengus, mengetukkan jemarinya di atas meja. "Vincent Harrison... dokter tua bangka itu benar-benar menganggap Marsh…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 77
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments