Valerina menarik napas lega saat jemarinya menyentuh tekstur dingin kepingan emas yang tersusun rapi di balik kompartemen rahasia lantai kayu kamarnya. Tidak ada yang berubah. Keamanan rumah ini memang ketat, tetapi para penjaga itu hanyalah orang asing yang baru disewa; mereka tidak memiliki insting untuk mencari di tempat yang sudah ia tandai sejak masa kecilnya.
"Tidak sia-sia aku rajin membeli emas yang kini harganya naik tajam," gumamnya dengan senyum tipis yang penuh kepuasan.
Nilai aset yang kini berpindah ke dalam tas duffel-nya cukup untuk membiayai identitas baru, fasilitas medis terbaik di Bangkok, dan kehidupan mewah yang tidak akan pernah tersentuh oleh jangkauan keluarga Halvard. Rumah megah di Menteng ini kini terasa bagaikan sebuah peti mati yang telah ia kosongkan isinya.
Tanpa membuang waktu, Valerina segera melangkah menuju pintu belakang. Ia tahu betul celah di antara rotasi penjaga yang berjaga di sisi taman. Dengan satu gerakan gesit, ia menyelinap keluar melalui pagar samping yang tertutup rimbunnya tanaman rambat, menghindari sorot kamera CCTV yang memang sengaja ia matikan dayanya melalui panel pusat tadi.
Saat kakinya menapak di luar pagar kediaman, ia berbalik sekali lagi menatap rumah besar itu. Tidak ada lagi rasa memiliki, tidak ada lagi rasa sakit hati. Yang ada hanyalah dinginnya ambisi.
Ia segera masuk ke dalam taksi yang telah ia pesan melalui aplikasi dengan identitas palsu.
"Bandara," ucapnya singkat kepada pengemudi.
Di dalam taksi, Valerina membuka ponselnya sekali lagi. Ia melihat notifikasi berita luar negeri yang muncul secara otomatis, Laporan terbaru dari London menyatakan keluarga besar Halvard memperketat akses di Royal London Hospital.
Valerina tertawa kecil, suara yang nyaris tak terdengar.
'Biarkan mereka terus berjaga di sana. ' pikirnya. 'Biarkan mereka membuang waktu melindungi putri kesayangan mereka di London, sementara aset yang menjadi nyawa bagi kemewahan keluarga mereka telah kubawa terbang ke langit Jakarta.'…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 109
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments