George Harrison mengetukkan jemarinya di atas lengan sofa, menyetujui usulan sang istri. "Ide yang bagus. Kita biarkan Marsha fokus pada pemulihan kakinya dulu di rumah sakit selama satu atau dua minggu ini. Sementara itu, biarkan Andreas dan Archio menyelesaikan pembersihan sisa-sisa pengaruh Valerina dan Liam di perusahaan mereka."
"Benar," timpal Erlan Dominic, secercah kelegaan tampak jelas di wajahnya yang tenang. "Dengan begitu, saat kita duduk bersama nanti, atmosfernya sudah jauh lebih bersih dan tenang. Tidak ada lagi bayang-bayang masa lalu yang mengganggu rencana masa depan anak-anak kita."
Malam semakin larut, namun kehangatan di ruang tengah kediaman Dominic justru semakin pekat. Rencana besar untuk menyatukan dua dinasti—Harrison dan Halvard—dengan keluarga Dominic sebagai jembatan ketulusannya, perlahan mulai matang. Di balik kesederhanaan rumah itu, takdir baru yang megah bagi Marsha dan Vincent sedang dirajut dengan penuh kasih sayang.
"Bagaimana dengan Liam?" tanya Erlan, nada suaranya berubah serius. Sebagai seorang dokter dan ayah, ia tidak bisa mengabaikan fakta bahwa pemuda itu telah bertindak nekat hingga membahayakan nyawa putri kesayangannya.
George langsung menjawab dengan senyuman dingin yang sarat akan makna. "Sepertinya Theodore sudah turun tangan sendiri untuk mendisiplinkan putranya."
Erlan menaikkan sebelah alisnya, memahami betul apa arti kata 'mendisiplinkan' di dalam kamus keluarga sekalas Lawrence. "Theodore membuangnya?"
"Lebih dari sekadar membuang," sahut George sembari menyesap tehnya yang mulai mendingin. "Informasi dari jaringan bawah menyebutkan bahwa Liam diseret pulang dalam kondisi babak belur oleh kakak-kakaknya atas perintah Theodore. Theodore Lawrence adalah pria yang kejam jika menyangkut kelangsungan bisnisnya. Dia tahu betul, memelihara Liam yang sudah menyulut kemarahan faksi Harrison dan Halvard sama saja dengan bunuh diri secara finansial."
Rebecca Harrison ikut mendengus pelan, tidak ada sedikit pun rasa simpat…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 94
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments