Beberapa saat setelah penjahitan terakhir selesai, suasana di ruang operasi perlahan berubah. Ketegangan yang sejak tadi menggantung mulai mengendur, digantikan oleh helaan napas panjang yang hampir terdengar serempak. Salah satu dokter melepas masker sedikit, wajahnya menunjukkan kelelahan yang nyata, namun disertai senyum tipis penuh kelegaan.
“Kasus perdarahan abdomen seperti ini benar-benar sulit ditangani,” ucapnya pelan, suaranya masih menyisakan sisa tegang yang belum sepenuhnya hilang.
Beberapa yang lain mengangguk, seolah sepakat tanpa perlu banyak kata. Keringat halus masih tampak di pelipis, sarung tangan yang mulai dilepas satu per satu menjadi tanda bahwa mereka baru saja melewati sesuatu yang tidak ringan.
Marsha yang berdiri di sisi meja operasi ikut menarik napas panjang. Matanya sempat kembali menatap pasien yang kini stabil, sebelum akhirnya ia menoleh pada timnya. Senyum kecil terukir di wajahnya, bukan senyum kemenangan, melainkan kepuasan yang tenang.
“Itu benar,” ucapnya pelan. Suaranya tidak tinggi, tapi cukup jelas untuk didengar semua orang. “Tapi justru yang seperti ini… yang mengajarkan kita banyak hal.”
Ia berhenti sejenak, seolah memilih kata yang tepat. “Hal-hal yang tidak pernah kita dapatkan di bangku kuliah.”
Ruangan kembali hening, tapi kali ini bukan karena tegang, lebih pada perasaan yang sama, bahwa mereka baru saja belajar sesuatu, bukan hanya sebagai dokter, tapi sebagai manusia yang berdiri di garis tipis antara hidup dan kehilangan.
Salah satu perawat tersenyum kecil. “Dan hari ini kita lulus ujian, Dok.”
Marsha menggeleng pelan, senyumnya tetap ada. “Belum,” jawabnya ringan. “Di sini… kita selalu belajar.”
Ia kemudian melepas sarung tangan terakhirnya, gerakannya lebih santai sekarang. Namun di balik itu, sorot matanya tetap menyimpan keteguhan yang sama, siap menghadapi apa pun yang akan datang berikutnya.
Suasana di lorong ICU masih dipenuhi ketegangan yang menggantung, belum benar-benar reda sejak operasi panjang itu bera…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 43
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments