Marsha hanya tersenyum misterius, lalu berdiri. "Aku sudah selesai makan. Daddy, Mami, ayo pulang? Aku butuh tidur sebelum operasi besar besok pagi. Papah Andreas, terima kasih makan malamnya. Tuan Theodore, sampaikan pada Liam, kurangi kopi jika tidak ingin jahitan kepalanya berdenyut."
Tanpa menunggu jawaban, Marsha mencium pipi Erlan dan Shafira, lalu memberikan anggukan sopan pada Andreas dan Theodore, meninggalkan para pria berkuasa itu dengan sejuta rasa penasaran.
Andreas menyipitkan matanya, mencoba menggali memori atau mungkin sekadar mencari celah dalam informasi yang baru saja ia dengar. "Damian... Bedah saraf, ya?" gumamnya.
Erlan mengangguk, ia menyesap tehnya dengan tenang, sama sekali tidak merasa perlu ada yang dikhawatirkan. "Benar. Dia anak yang sangat baik dan cerdas. Sejak kecil, dia adalah orang yang paling bisa mengerti ambisi Marsha. Mereka sering menghabiskan waktu berjam-jam di perpustakaan. Kalau Marsha sedang stres karena ujian, Damian yang selalu tahu cara menenangkannya."
Shafira menimpali dengan senyuman hangat, "Bahkan saat Damian berangkat ke Amerika, Marsha sempat merasa kehilangan arah selama beberapa minggu. Mereka punya ikatan yang kuat, Andreas. Tipe hubungan yang tumbuh karena saling mendukung dalam masa-masa sulit pendidikan kedokteran."
"Seberapa kuat?" tanya Archio tiba-tiba, nada suaranya terdengar seperti seorang kakak yang sedang menginterogasi tersangka. "Maksudku, apakah dia hanya sahabat, atau... ada sesuatu yang lebih?"
Erlan tertawa melihat reaksi protektif Archio. "Itu hanya Marsha dan Damian yang tahu. Tapi yang pasti, Damian adalah pria pertama yang mendapatkan kepercayaan penuh dari Marsha. Bagi Marsha, kepercayaan adalah hal yang mahal."
Andreas terdiam sejenak. Ia melirik Theodore yang sejak tadi menyimak dengan wajah penuh ketertarikan. Ada rasa cemburu kecil di hati Andreas; ia sadar bahwa pria bernama Damian ini memiliki sejarah dua puluh tahun dengan putrinya, sesuatu yang ia lewatkan begitu saja.
"Jadi dia…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 29
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments
Lucyana H
bukannya Selena di penjara,
2026-06-23
0