Di kediaman Halvard, suasana malam itu jauh dari kata tenang, amarah yang selama ini terpendam akhirnya pecah tanpa sisa.
Plakkk!...
Plakkk!...
Plakkk!...
Tamparan Luvita mendarat bertubi-tubi di wajah Valerina, wanita tua itu berdiri tegak, nafasnya bergetar, namun tatapannya tajam dan tak memberi ruang belas kasihan.
“Hatimu benar-benar sekeras batu… sama seperti ibumu!” bentaknya, suaranya menggema di ruang besar itu. “Tiga puluh dua tahun kami membesarkanmu, tanpa membedakan, tanpa mengurangi apapun. Apa salah Marsha sampai kamu tega ingin membunuhnya?!”
Valerina terhuyung, pipinya memerah, namun matanya tidak sepenuhnya jatuh, ada sesuatu di sana antara sakit dan dendam yang belum padam.
“Nenek… sakit, Nek!” teriak Valerina saat rambutnya dijambak, tubuhnya tertarik ke belakang tanpa ampun. Air matanya jatuh tak tertahan, suaranya pecah di antara isakan. “Aku tidak tahu apa-apa tentang kecelakaan Marsha… sejak pagi aku tidak ke mana-mana…”
Tangannya berusaha melepaskan cengkeraman itu, namun tenaganya kalah. Wajahnya memerah, bukan hanya karena tamparan—tapi juga karena tekanan yang datang bertubi-tubi.
“Cukup, Nek.”
Suara Xa Biru memotong dengan tegas.
Ia melangkah cepat, langsung menarik Valerina ke dalam pelukannya, menjauhkan gadis itu dari Luvita. Satu tangannya menahan tubuh Valerina yang gemetar, sementara yang lain seolah menjadi batas tak terlihat.
“Jelas yang salah bukan Rina,” lanjutnya, suaranya lebih rendah namun tetap kuat. “Tapi Mama… dan Nenek Marliana.”
Ruangan kembali hening, namun kali ini diwarnai ketegangan yang berbeda.
Valerina terisak di dalam pelukan Xa Biru, jemarinya mencengkeram kemeja pria itu seolah mencari pegangan. “Kakak… aku sungguh tidak tahu apa-apa…” ucapnya lirih, suaranya bergetar penuh ketakutan.
Xa Biru tidak langsung menjawab. Ia hanya mengusap pelan punggung Valerina, mencoba menenangkan, meski tatapannya tetap tajam mengarah ke depan.
Luvita berdiri diam beberapa langkah dari mereka, dadanya naik turun menahan emos…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 71
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments
falea sezi
😒 anak jalang belagak korban
2026-06-02
0