Di sisi lain, sebuah mobil hitam terparkir tidak jauh dari taman, mesin masih menyala pelan, lampunya redup, seolah sengaja bersembunyi di balik bayang-bayang malam.
Di dalamnya, Valerina duduk diam.
Tatapannya tajam, tidak lepas dari sosok Marsha yang berjalan berdampingan dengan Vincent, cara mereka berbicara, jarak yang kini tak lagi kaku semuanya terlihat jelas dari kejauhan.
Rahang Valerina mengeras, tangannya perlahan mengepal di atas pangkuannya. “Aku sudah hampir bertunangan…” gumamnya pelan, suaranya nyaris bergetar, bukan karena lemah melainkan karena menahan sesuatu yang lebih dalam.
Tatapannya semakin dingin.
“Jika pertunanganku gagal…” suaranya jatuh lirih, hampir seperti bisikan, matanya tak lepas dari pandangan Marsha yang terpaku. “Maka kamu juga tidak akan bisa memiliki dia.”
Kata-kata itu meluncur pelan, tapi beratnya seperti beban yang menekan dada tak ada jeritan, tak ada emosi meledak, hanya kesunyian yang mencekam di dalam mobil.
Di balik wajah yang tenang itu, sesuatu berubah, bukan lagi sekadar rasa benci atau ketidaksukaan yang biasa, tapi sebuah tekad membeku yang siap menghancurkan rintangan apapun demi mempertahankan apa yang diinginkan. Mobil tetap diam, namun di udara tersisa hawa dingin yang menebal, tanda bahwa perang sunyi baru saja dimulai.
“Sudah malam… aku antar kamu pulang,” ucap Vincent dengan nada tenang.
Marsha tidak banyak menanggapi, hanya mengangguk kecil. Keduanya kemudian berjalan menuju mobil tanpa tergesa, seolah malam itu memang tidak perlu diakhiri dengan terburu-buru.
Di dalam mobil, suasana terasa hening namun nyaman. Tidak ada percakapan yang dipaksakan—hanya suara mesin yang halus dan pemandangan lampu kota yang berganti perlahan di balik jendela.
“Alamatnya?” tanya Vincent setelah beberapa saat.
Marsha menyebutkan alamat rumah ayahnya dengan singkat. Begitu mendengar nama kawasan itu, Vincent sempat melirik sekilas, ada senyum tipis yang muncul di wajahnya.
“Kawasan itu…” ujarnya ringan, “aku cukup familiar.”
Mar…
Anak Terbuang Milik CEO Arogan
Bab 63
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 134 Episodes
Comments